Media Sosial Dorong Pertumbuhan Franchise Lokal

  • 08 Jul 2026 14:16 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Pemanfaatan media sosial dan aplikasi pemesanan daring menjadi strategi penting bagi pelaku UMKM dalam memperluas pasar. Pelaku usaha Kebab Diha, Sri Wahyuni, menilai kehadiran platform digital mampu membantu pelaku usaha menjangkau lebih banyak konsumen sekaligus meningkatkan penjualan.

Menurut Sri Wahyuni, hampir seluruh lapisan masyarakat kini telah menggunakan telepon pintar sehingga promosi melalui media sosial menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Selain aktif di media sosial, Kebab Diha juga memanfaatkan berbagai aplikasi layanan pesan antar untuk memudahkan pelanggan mendapatkan produknya.

"Membangun kekuatan merek atau branding juga menjadi faktor penting agar UMKM mampu bersaing dengan merek-merek besar. Karena itu, Kebab Diha secara rutin mengikuti kegiatan bazar dan pertemuan komunitas UMKM agar nama produknya semakin dikenal masyarakat." kata Sri.

Selain memperkuat promosi, Sri Wahyuni menegaskan bahwa kualitas produk tidak boleh dikompromikan. Ia memilih menggunakan bahan baku premium serta tidak menjual kembali bahan makanan yang sudah tidak layak konsumsi. Menurutnya, menjaga kualitas merupakan investasi jangka panjang untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan.

" Mengikuti bazar tidak selalu memberikan keuntungan sesuai harapan. Namun, kegiatan tersebut tetap memberikan manfaat berupa perluasan relasi, bertukar pengalaman dengan sesama pelaku usaha, hingga memperoleh strategi bisnis baru yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha." ujar Sri.

Ke depan, Sri Wahyuni berharap semakin banyak masyarakat yang bergabung sebagai mitra franchise Kebab Diha. Ia optimistis peluang bisnis kuliner lokal masih sangat besar, asalkan pelaku usaha mampu menjaga kualitas produk, memperkuat branding, serta memiliki keberanian dan konsistensi dalam menjalankan usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....