Indosat Perkuat Peran Perempuan UMKM lewat SheHacks 2026
- 08 Jun 2026 11:34 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: PT Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) kembali menghadirkan program SheHacks sebagai upaya memperkuat kapasitas perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Pada tahun ketujuh penyelenggaraannya, SheHacks 2026 menargetkan menjangkau 27.000 perempuan pelaku UMKM di berbagai daerah di Indonesia.
Program ini dirancang untuk membantu perempuan mengakses pembelajaran digital, pendampingan bisnis, teknologi, serta ekosistem kewirausahaan yang lebih inklusif guna meningkatkan daya saing usaha di tengah percepatan transformasi digital.
Senior Vice President Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Ovidia Nomia, mengatakan teknologi AI kini menjadi peluang baru bagi perempuan untuk mengembangkan usaha secara lebih efektif, mulai dari meningkatkan produktivitas hingga memperluas jangkauan pasar.
“Sejak pertama kali hadir, SheHacks terus berevolusi untuk menjawab kebutuhan perempuan Indonesia yang juga terus berkembang. Tahun ini, kami memberikan fokus lebih pada AI karena kami melihat teknologi ini akan semakin berperan dalam cara masyarakat belajar, bekerja, berwirausaha, dan berinovasi,” ujar Ovidia dalam keterangannya, Senin 8 Juni 2026.
Menurutnya, Indosat ingin memastikan perempuan memiliki kesempatan yang setara dalam memahami dan memanfaatkan teknologi, tidak hanya sebagai pengguna tetapi juga sebagai kreator, inovator, dan penggerak pertumbuhan ekonomi.
“Melalui SheHacks, kami ingin memastikan perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk memahami dan memanfaatkan teknologi, bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai kreator, inovator, dan penggerak pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menunjukkan sebanyak 64,5 persen UMKM di Indonesia dimiliki atau dikelola oleh perempuan. Kondisi tersebut menjadikan akses terhadap teknologi dan AI semakin penting guna memperkuat kapasitas usaha dan membuka peluang pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan.
Selama enam tahun terakhir, program SheHacks telah menjangkau lebih dari 61.000 perempuan di berbagai daerah melalui penguatan kapasitas bisnis, pembelajaran digital, mentoring, serta pengembangan ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi.
Pada penyelenggaraan tahun ini, SheHacks menghadirkan rangkaian pembelajaran selama enam bulan yang mencakup self-learning, webinar, workshop daring, mentoring, hingga business showcase yang dapat diakses secara fleksibel dari berbagai wilayah di Indonesia.
Selain itu, Indosat juga menggelar workshop tatap muka di 10 kota, yakni Bandung, Trenggalek, Medan, Bogor, Ternate, Bekasi, Pekanbaru, Badung, Singkawang, dan Sragen. Kegiatan tersebut akan menghadirkan sesi talkshow inspiratif, live selling session, serta pelatihan pemanfaatan AI untuk mendukung pemasaran digital, pembuatan konten promosi, hingga pengelolaan keuangan usaha.
Dalam program ini, peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan Sahabat-AI, Large Language Model (LLM) asli Indonesia yang dirancang untuk membantu kebutuhan usaha sehari-hari secara lebih praktis dan relevan.
Indosat menilai AI kini tidak lagi menjadi teknologi yang hanya dapat dimanfaatkan perusahaan besar. Bagi pelaku UMKM, teknologi tersebut dapat digunakan untuk memahami kebutuhan pelanggan, menyusun strategi pemasaran, meningkatkan produktivitas, hingga memperluas jangkauan bisnis secara lebih efisien.
Melalui SheHacks 2026, Indosat berharap semakin banyak perempuan Indonesia mampu memanfaatkan teknologi dan AI sebagai sarana mengembangkan usaha, memperluas peluang ekonomi, serta memperkuat kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....