Petani Kopeng Sukses Budidaya Labu Siam Aligator
- 31 Mar 2026 20:05 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Seorang petani asal Kopeng, Kabupaten Semarang, Mas Mulianto atau akrab disapa Mas Mul, berhasil menciptakan inovasi di bidang pertanian dengan mengembangkan labu siam varian Aligator. Keunikan tanaman ini bukan hanya terletak pada namanya, tetapi juga pada ketahanan dan produktivitasnya yang luar biasa. Kisah suksesnya ini dibagikan dalam sebuah video podcast di kanal CapCapung.
Nama Aligator sendiri merupakan singkatan dari “Ahli Gagal Rontok”. Menurut Mas Mul, julukan tersebut diberikan karena tanaman ini memiliki daya tahan tinggi terhadap cuaca ekstrem sehingga buahnya jarang sekali rontok. Varian ini merupakan hasil persilangan dan seleksi ketat dari puluhan bibit yang akhirnya menghasilkan tiga jenis unggulan, yaitu Aligator Berduri Bulat yang berukuran besar, Aligator Halus Tanpa Duri dengan bentuk panjang dan kulit mulus, serta Aligator Berduri Panjang yang mampu mencapai bobot lebih dari satu kilogram per buah.
Mas Mul menyebut labu siam sebagai "sayuran abadi". Pasalnya, masa tanam hingga panen pertama hanya membutuhkan waktu sekitar empat bulan. Setelah itu, tanaman dapat terus diproduksi hingga bertahun-tahun selama dirawat dengan baik. Bahkan jika terjadi pembusukan pada batang, petani cukup memotong dan membersihkannya, maka tunas baru akan tumbuh kembali dalam waktu sebulan.
Dari segi ekonomi, budidaya labu siam varian Aligator tergolong sangat efisien. Untuk lahan seluas 700 meter persegi, biaya perawatan hanya sekitar Rp300.000 hingga Rp400.000 per tahun. Dengan lahan yang sama, petani dapat memanen delapan hingga sembilan kuintal per minggu atau sekitar empat hingga lima ton per bulan. Meskipun harga pasar sedang rendah, potensi pendapatan tetap bisa mencapai Rp5 juta per bulan.
Selain itu, Mas Mul juga menerapkan strategi pertanian ramah lingkungan dengan memanfaatkan daun-daun tua hasil pemangkasan sebagai pupuk organik alami. Daun-daun tersebut dimasukkan ke dalam lubang di sekitar tanaman untuk difermentasi secara alami.
Dalam pemasaran, Mas Mul menekankan pentingnya penggunaan media sosial sebagai alat promosi yang paling ampuh saat ini. Ia juga menyampaikan pesan motivasi bagi generasi muda, bahwa pendidikan tidak hanya diperoleh di ruang kelas, tetapi juga di lahan terbuka. Baginya, kebahagiaan keluarga menjadi motivasi utama yang mendorongnya untuk terus berkarya di dunia pertanian.
“Kebahagiaan keluarga adalah kebahagiaan saya, tapi kebahagiaan itu membutuhkan uang yang enggak sedikit. Itulah motivasi saya,” ujar Mas Mul.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....