Masyarakat 5.0: Digital Marketing Jadi Kewajiban Bukan Pilihan
- 24 Jan 2026 15:43 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Arus digitalisasi yang kian masif memaksa para pelaku usaha untuk segera bertransformasi. Erwin Octavianto, SE., ME., peneliti dari Malcon Institute (Center Urban and Regional Study), menegaskan bahwa penguasaan digital marketing kini telah bergeser statusnya dari sekadar pilihan menjadi sebuah kewajiban mutlak di era Masyarakat 5.0.
Menurut Erwin, fenomena ini dipicu oleh perubahan drastis perilaku konsumen. Saat ini, masyarakat lebih dominan melakukan aktivitas belanja secara daring melalui gawai (smartphone) dibandingkan harus datang langsung ke toko fisik.
Platform digital memberikan keuntungan strategis yang tidak dimiliki metode konvensional. Pengusaha kini memiliki kemampuan untuk membangun brand awareness secara luas serta menciptakan interaksi langsung atau bonding dengan konsumen.
"Platform digital memangkas jarak antara produsen dan konsumen. Interaksi yang tercipta di sana bukan sekadar transaksi, tapi pembangunan kepercayaan," ujar Erwin.
Meski peluang terbuka lebar, Erwin memberikan peringatan keras terkait manajemen finansial dalam strategi pemasaran digital. Ia menyoroti fenomena "laris tapi rugi" yang sering menimpa pelaku usaha akibat strategi promosi yang serampangan.
"Banyak pengusaha terjebak dengan promo diskon besar-besaran tanpa menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) secara detail. Akibatnya, barang memang habis terjual, tapi modal pun ikut terkuras habis," ucap Erwin.
Sebagai solusi jangka panjang, Erwin menyarankan agar para pengusaha tidak hanya mengandalkan strategi "perang harga" yang berisiko tinggi. Menurutnya, fondasi utama bisnis yang berkelanjutan tetap terletak pada dua aspek: kualitas produk dan kepercayaan pelanggan.
Dengan mengedepankan kualitas, pengusaha dapat menjaga loyalitas pelanggan tanpa harus terus-menerus membakar modal untuk diskon. Loyalitas inilah yang akan menjaga bisnis tetap bertahan di tengah persaingan pasar digital yang sangat dinamis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....