Telkomsel Dorong UKM Naik Kelas Berbasis AI
- 18 Des 2025 14:04 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Telkomsel kembali menghadirkan Digital Creative Entrepreneurs (DCE), program Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan yang berfokus pada pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) melalui kurikulum berbasis Artificial Intelligence (AI). Memasuki tahun kelima pelaksanaannya, DCE mengusung tema “AI-Enabled SMEs Growth – How Locals Go Global” dan menyasar UKM dari empat track utama, yakni Fashion, F&B, Personal Care, dan Craft.
Program ini diluncurkan di tengah tantangan digitalisasi UKM nasional. Pada 2025, sekitar 64,2 juta UMKM di Indonesia menyerap lebih dari 123 juta tenaga kerja, namun jumlah usaha yang telah sepenuhnya “go digital” masih jauh dari target nasional. Padahal, 85,2% responden survei di 53 negara mengonfirmasi bahwa teknologi seperti AI mampu mendukung operasional dan peningkatan layanan bisnis.
Untuk itu, penguatan kurikulum DCE ke-5 dirancang agar pemanfaatan AI menjadi terukur dan langsung terimplementasi dalam aktivitas bisnis harian UKM. Kurikulum tersebut mencakup Business Diagnostic untuk evaluasi Business Health Score, Growth-Focused Mentoring guna meningkatkan efisiensi dan jangkauan pasar, AI Tools Training untuk riset tren, perencanaan konten, serta inovasi produk, dan Curated Local Showcase berupa pameran brand lokal unggulan di setiap kota penyelenggaraan.
Rangkaian DCE ke-5 dilaksanakan melalui beberapa tahapan, dimulai dari Kick-Off di Jakarta (20 November), dilanjutkan Roadshow di Makassar (27 November), Surabaya (11 Desember), dan Palembang (18 Desember). Sebanyak 500 UKM akan menjalani proses onboarding ke ekosistem digital Telkomsel dan solusi akselerasi bisnis, kemudian 24 UKM terpilih mengikuti sesi pitching. Dari tahapan tersebut, 12 finalis akan masuk program Academy berupa inkubasi intensif, sebelum akhirnya dilakukan Final Pitch dan penentuan 5 pemenang DCE ke-5 pada Juli 2026.
General Manager Mobile Consumer Business Region Sumbagsel Telkomsel, Purnama Adhiputra, menyatakan, DCE tahun ini hadir dengan semangat baru dalam memaksimalkan peran teknologi dan AI untuk pengembangan bisnis UKM, khususnya di Palembang.
“Dengan mengoptimalkan adopsi AI dalam peningkatan kapasitas dan kompetensi, kami berharap UKM Indonesia bisa terus belajar dan berkembang, naik kelas, serta berdaya saing global,” ujarnya, Kamis (18/12/2025).
Pada pelaksanaan DCE ke-5 di Palembang, hadir sejumlah pembicara, antara lain Kiagus Muhammad Aditia, Founder Soungket PaSH; Deny Martindo LH, Founder & Owner BENAWA Coffee Roastery; serta Manager Medium Enterprise Account Management West Telkomsel, Raymond Sembiring, yang memaparkan solusi layanan Telkomsel bagi UKM.
Pendaftaran DCE ke-5 dibuka mulai 20 November hingga 24 Desember 2025 melalui www.dce.co.id dan terbuka bagi pelaku UKM lokal di bidang Fashion, F&B, Personal Care, dan Craft.
Sejak diluncurkan pada 2021, DCE telah berperan sebagai Impact SME Accelerator dengan mengintegrasikan pendekatan AI-enabled growth. Hingga 2025, program ini mencatatkan lebih dari 9.930 UKM terdaftar, 680+ alumni, 18 UKM terbaik, melibatkan 80+ pakar, menyelenggarakan 165 sesi mentoring dan 63 webinar nasional, serta menyalurkan hibah dengan total nilai ratusan juta rupiah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....