Pembinaan Pertamina Dorong UMKM Perak Lampung Maju Mandiri
- 08 Des 2025 06:17 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Arif tidak pernah membayangkan keterampilannya mengukir perak dapat menjadi penopang utama ekonomi keluarganya. Namun, perubahan signifikan mulai dirasakannya setelah Java Silver, UMKM kerajinan perak di Desa Rukti Endah, Kecamatan Seputih Raman, Lampung, memperoleh pembinaan dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Pendampingan terarah ini mendorong peningkatan kemampuan produksi sekaligus memperluas pemasaran produk sehingga membuka kesempatan ekonomi baru bagi warga desa.
Arif kini menjadi salah satu pemuda setempat yang mendapatkan pekerjaan tetap dengan penghasilan sekitar Rp3 juta per bulan. Pendapatan tersebut membantunya membiayai pendidikan anak sekaligus memperbaiki kesejahteraan keluarga.
“Bekerja di Java Silver bukan hanya soal gaji, tetapi juga kesempatan belajar keterampilan baru yang memberi harapan jangka panjang,” ujarnya.
Perkembangan positif Java Silver menunjukkan bagaimana pembinaan UMKM dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan banyak keluarga. Sejak menjadi binaan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, omzet usaha meningkat hingga Rp5 juta per bulan, sementara empat pemuda desa yang sebelumnya kesulitan mencari pekerjaan kini mendapatkan penghasilan yang lebih stabil.
Pemilik Java Silver, Yudi Aptianto, telah menekuni kerajinan perak sejak 2013. Meski kualitas produknya diakui kuat, ia mengakui bahwa akses pasar dan kapasitas pengelolaan usaha sebelumnya masih terbatas. Melalui pembinaan Pertamina Patra Niaga, Yudi menerima pendampingan menyeluruh yang mencakup peningkatan kapasitas, perluasan pasar, hingga penguatan jaringan bisnis.
Kini, produk Java Silver yang dahulu hanya dikenal di tingkat desa mulai menjangkau pembeli dari berbagai daerah dan diminati para reseller. Yudi juga mengikuti pelatihan manajemen usaha di Rumah BUMN yang difasilitasi Pertamina. Di sana ia mempelajari pencatatan keuangan, perencanaan produksi, serta strategi pengembangan usaha pengetahuan yang menjadi fondasi penting bagi penguatan bisnisnya.
“Pendampingan ini membuat saya memahami cara mengelola usaha secara benar, membangun jaringan, dan memperluas pasar. Dampaknya langsung terlihat pada omzet dan rasa percaya diri saya sebagai pelaku UMKM,” ungkap Yudi.
Hasil pembinaan yang konsisten terlihat jelas: omzet meningkat, pasar makin luas, dan para pemuda desa kini memiliki keterampilan mengukir perak yang dapat menjadi modal hidup jangka panjang.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menjelaskan Java Silver merupakan contoh nyata bagaimana pendampingan berkelanjutan dapat memperkuat UMKM dan mendorong kemandirian ekonomi lokal.
“Kami ingin memastikan program TJSL tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi membangun kapasitas dan peluang bagi masyarakat untuk berkembang secara mandiri. Pertumbuhan Java Silver menunjukkan bahwa UMKM dapat naik kelas ketika mendapat dukungan yang konsisten,” ujar Rusminto, Minggu (7/12/2025).
Program ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan) dan Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menegaskan komitmennya untuk terus mendukung UMKM lokal agar semakin berdaya dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....