Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Gelar UMK Academy

  • 11 Agt 2025 18:34 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) melalui pelaksanaan UMK Academy 2025, program akselerasi yang dirancang untuk mendorong pelaku UMK naik kelas. Sebanyak 40 pelaku UMK dari berbagai sektor di wilayah Sumatera Bagian Selatan mengikuti pelatihan ini.

UMK Academy 2025 menawarkan paket pembelajaran komprehensif yang menggabungkan pelatihan intensif, pendampingan berkelanjutan, hingga proses sertifikasi. Program ini terbagi dalam empat pilar utama: Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global.

Pelatihan diselenggarakan secara hybrid, mengombinasikan metode luring dan daring demi memberikan fleksibilitas kepada peserta. Materi yang diberikan meliputi dua topik strategis: Seri Go-Green UMK: Jalan Menuju Bisnis Ramah Lingkungan dan Seri Pengembangan: 4 Karakter Pengusaha Tangguh di Era Ketidakpastian.

Selama 5–6 bulan, peserta akan menjalani rangkaian kegiatan mulai dari pembelajaran mandiri via e-learning, short course, coaching bisnis, hingga kompetisi Pertapreneur Aggregator untuk memilih UMK Champion.

Kartini Eka Sari, pemilik Pempek Syamil, mengaku pelatihan ini memberi wawasan baru, khususnya dalam menjalankan usaha yang ramah lingkungan.

“Materi tentang bisnis ramah lingkungan membuka pandangan saya bahwa usaha tak hanya soal keuntungan, tetapi juga keberlanjutan. Saya ingin menerapkan ilmu ini untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar,” ujarnya.

Narasumber sekaligus fasilitator Rumah BUMN Lampung Tengah, Raras, menilai antusiasme peserta sangat tinggi.

“Dengan pengetahuan yang mereka peroleh, saya optimis pelaku UMK dapat meningkatkan kualitas dan daya saing usahanya,” kata Raras.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan pelatihan ini merupakan wujud nyata komitmen Pertamina terhadap pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

“Kami yakin, melalui pelatihan berkualitas dan pendampingan berkelanjutan, UMK dapat menjadi lebih modern, digital, dan berdaya saing. Dampaknya akan terasa pada penguatan ekonomi daerah dan nasional,” ujarnya, Senin (11/8/2025).

Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan 8 Sustainable Development Goals (SDGs) terkait pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, serta penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis Pertamina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....