UMKM Roti Athifa Kembangkan Produk

  • 24 Feb 2025 14:58 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandar Lampung: Bisnis roti cukup menjanjikan. Ini karena roti termasuk makanan pengganti nasi yang digemari oleh banyak kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Makanan yang berbahan dasar tepung ini juga selalu dibutuhkan di berbagai acara, baik acara nonformal maupun formal. Tingginya minat dan kebutuhan masyarakat terhadap roti menunjukkan bahwa peluang usaha toko roti masih terus berkembang. Itulah mengapa banyak pelaku bisnis yang mencoba peruntungan dalam usaha toko roti. Salah satu pelaku bisnis roti di Kota Bandar Lampung adalah Gustin Pamungkas, pemilik Roti Athifa.

Gustin mengatakan bahwa awal mula mencoba peruntungan di bisnis roti ini terjadi pada September 2016.

"Saat itu, September 2016, saya sedang cuti karena melahirkan. Merasa ada waktu luang, saya pun mengikuti beberapa kursus makanan. Dari beberapa kursus yang saya ikuti, saya tertantang di bidang roti dan donat karena peluang kegagalannya lebih besar," ungkap Gustin.

Gustin menambahkan bahwa usahanya diawali dengan berbagai kegagalan, seperti roti yang gosong, bantat, dan tidak sesuai tekstur. Ditambah dengan perlengkapan yang sangat sederhana, hal itu justru membuatnya terpacu untuk terus belajar dan mengembangkan usahanya. Akhirnya, Roti Athifa kini telah memiliki dua cabang, yaitu di Jalan Pajajaran, Jagabaya, dan di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Roti Athifa memproduksi tiga jenis produk utama, yaitu roti dengan varian manis dan tawar, donat, serta puding. Untuk terus mengembangkan usahanya, Gustin selalu berinovasi dalam produknya. Salah satu inovasi tersebut adalah penambahan varian, seperti roti pisang mewah. Disebut roti pisang mewah karena isiannya yang melimpah, yakni pisang, cokelat, dan keju, serta topping atasannya yang menggunakan telur dan butter.

Sementara itu, untuk donat, inovasinya terletak pada rasa gurih dengan isian seperti balado, teriyaki, dan black pepper. Dari beberapa produknya, Gustin mengaku bahwa yang menjadi best seller adalah donat isi atau bomboloni.

Gustin berharap agar Roti Athifa semakin berkembang dan memiliki lebih banyak cabang sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain serta pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....