iHSG ditutup Melemah di Pekan Keempat September 2026
- 21 Sep 2026 07:47 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 18 September 2026, dengan pelemahan. Berdasarkan data IDX Daily Statistics di laman idx.co.id, IHSG ditutup di level 6.441,159, turun 21,272 poin atau 0,33 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di level 6.462,431.
Sepanjang perdagangan, IHSG sempat bergerak positif dan mencapai level tertinggi 6.521,021, atau naik sekitar 0,91 persen dari posisi sebelumnya. Namun, tekanan jual kemudian membawa indeks turun hingga menyentuh level terendah 6.419,495, sebelum akhirnya ditutup di level 6.441,159.
| Baca juga: IHSG Menguat di Pekan Kedua Juli 2026 |
Data IDX juga mencatat aktivitas perdagangan saham yang cukup tinggi. Total volume transaksi mencapai sekitar 31,728 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp19,244 triliun. Sementara itu, frekuensi perdagangan tercatat sebanyak sekitar 1,908 juta kali transaksi.
Dari sisi pergerakan saham, tekanan pasar terlihat dari lebih banyaknya saham yang mengalami penurunan dibandingkan saham yang menguat. Data perdagangan yang dihimpun pada penutupan menunjukkan 442 saham melemah, 204 saham menguat, dan 144 saham stagnan.
| Baca juga: IHSG Bergerak Fluktuatif |
Pergerakan IHSG tersebut terjadi setelah indeks pada perdagangan sebelumnya ditutup di level 6.462,431. Dengan penurunan 0,33 persen pada Jumat, IHSG kembali berada di bawah level 6.450 setelah sempat menguat pada awal perdagangan.
Sementara itu, kapitalisasi pasar BEI berdasarkan IDX Daily Statistics tercatat sekitar Rp11.266 triliun atau sekitar 635 miliar dolar AS. Adapun kapitalisasi pasar yang tercermin dalam IHSG berada di kisaran Rp2.802 triliun atau sekitar 158 miliar dolar AS berdasarkan data pada laporan harian tersebut.
Penutupan perdagangan 18 September 2026 menunjukkan bahwa IHSG masih bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan. Investor dapat mencermati perkembangan volume transaksi, pergerakan sektor, serta arah IHSG pada perdagangan berikutnya untuk melihat keberlanjutan tren pasar saham.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....