IHSG Bergerak Menguat di Pekan Terakhir Juni 2026
- 06 Jul 2026 11:48 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren pemulihan pada perdagangan 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Setelah sempat mengalami tekanan di awal pekan, indeks berhasil menguat secara bertahap hingga penutupan perdagangan Jumat, meski aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya.
Mengacu pada IDX Weekly Statistics yang diterbitkan BEI dalam laman idx.co.id, IHSG dibuka pada level 5.820,790 pada Senin (29/6). Sehari kemudian, indeks melemah ke posisi 5.643,194, yang menjadi level terendah selama periode tersebut. Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama karena IHSG mulai berbalik arah pada paruh kedua pekan.
Pada Rabu (1/7), IHSG naik ke 5.695,116, kemudian kembali menguat menjadi 5.744,550 pada Kamis (2/7). Tren positif berlanjut hingga akhir pekan dengan IHSG ditutup di level 5.875,780 pada Jumat (3/7), menandai pemulihan setelah koreksi tajam di awal perdagangan pekan.
Dari sisi likuiditas, BEI mencatat total volume perdagangan selama sepekan mencapai 87,682 miliar saham, sedangkan nilai transaksi tercatat sebesar Rp56,346 triliun.
Rata-rata volume transaksi harian mengalami penurunan dari 25,178 miliar saham pada pekan sebelumnya menjadi 17,536 miliar saham, atau turun sekitar 30,35 persen. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pelaku pasar masih cenderung berhati-hati meskipun IHSG mulai bergerak menguat.
Secara harian, volume perdagangan tercatat 14,05 miliar saham pada 29 Juni, meningkat menjadi 19,95 miliar saham pada 30 Juni, kemudian mencapai 17,23 miliar saham pada 1 Juli, 19,31 miliar saham pada 2 Juli, dan 17,15 miliar saham pada 3 Juli. Sementara itu, nilai transaksi masing-masing sebesar Rp9,09 triliun, Rp15,31 triliun, Rp10,27 triliun, Rp11,14 triliun, dan Rp10,54 triliun.
Secara keseluruhan, perdagangan saham sepanjang 29 Juni–3 Juli 2026 memperlihatkan perbaikan kinerja IHSG setelah mengalami tekanan pada awal pekan. Meski demikian, penurunan volume transaksi menunjukkan bahwa optimisme investor belum sepenuhnya pulih sehingga pasar masih bergerak dengan kecenderungan yang cukup berhati-hati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....