Enam Perusahaan Resmi IPO di bulan Juni 2026
- 23 Jun 2026 13:01 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung – Aktivitas penawaran umum perdana saham (IPO) di pasar modal Indonesia semakin semarak pada Juni 2026. Berdasarkan data yang tersedia di platform e-IPO Bursa Efek Indonesia (BEI),dilansir dari laman idx.co.id, terdapat enam perusahaan dari berbagai sektor usaha yang tengah mempersiapkan diri untuk mencatatkan sahamnya di bursa melalui proses penawaran awal (book building).
Salah satu perusahaan yang menjadi sorotan adalah PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS). Perusahaan yang bergerak di bidang media dan hiburan tersebut membuka masa book building pada 23 hingga 25 Juni 2026 dengan kisaran harga penawaran Rp135–Rp170 per saham. Perseroan menawarkan sekitar 2,52 miliar saham kepada publik sebagai bagian dari langkah ekspansi bisnisnya.
Dari sektor industri, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) juga masuk dalam daftar calon emiten yang akan melantai di BEI. Perusahaan ini menawarkan 615 juta saham dengan rentang harga Rp400–Rp500 per saham. Masa penawaran awal berlangsung pada 22–24 Juni 2026 sebagai bagian dari upaya perusahaan memperkuat pendanaan dan mendukung pengembangan usaha.
Sementara itu, sektor kesehatan turut meramaikan pasar IPO melalui PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX). Pengelola jaringan rumah sakit mata Jakarta Eye Center (JEC) tersebut menawarkan saham pada kisaran Rp1.200–Rp1.400 per lembar selama periode book building 22–24 Juni 2026. Dana hasil penawaran saham direncanakan untuk mendukung ekspansi dan kebutuhan operasional perusahaan.
Perusahaan kesehatan lainnya yang ikut melakukan penawaran saham perdana adalah PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI). Perseroan menawarkan sekitar 522,86 juta saham baru dengan harga penawaran Rp446–Rp515 per saham. Melalui IPO ini, perusahaan berharap memperoleh tambahan modal untuk memperkuat kegiatan usaha dan meningkatkan kapasitas bisnisnya.
Selain keempat perusahaan tersebut, dua emiten lain yang juga tercatat dalam daftar IPO Juni 2026 adalah PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) dan PT Niramas Utama, Tbk (JELI). Kehadiran kedua perusahaan ini semakin memperkaya pilihan sektor yang tersedia bagi investor di pasar modal Indonesia.
Ramainya agenda IPO pada Juni 2026 menunjukkan bahwa pasar modal masih menjadi salah satu sumber pendanaan yang menarik bagi perusahaan. Dengan latar belakang bisnis yang beragam, mulai dari hiburan, industri, kesehatan hingga pendidikan, para investor memiliki kesempatan untuk mempertimbangkan berbagai pilihan investasi baru di Bursa Efek Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....