SIGER Fest 2026 Perkuat Literasi Keuangan Digital Lampung

  • 19 Jun 2026 14:38 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Bank Indonesia Provinsi Lampung resmi memulai rangkaian SIGER Fest 2026 melalui kegiatan Kick-Off yang digelar di Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Kamis, 18 Juni 2026. Agenda tahunan ini kembali hadir sebagai wadah kolaborasi untuk memperkuat ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Lampung. Berbagai pihak terlibat mulai dari pemerintah daerah, akademisi, pelaku UMKM, hingga komunitas.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela membuka kegiatan bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Bimo Epyanto. Hadir pula unsur DPRD, pemerintah kota, penyedia jasa pembayaran, serta pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

SIGER Fest 2026 akan menghadirkan berbagai program edukasi keamanan transaksi digital dan perlindungan konsumen. Selain itu, terdapat festival kuliner untuk mendukung promosi dan digitalisasi UMKM serta apresiasi bagi program unggulan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Sejumlah kegiatan olahraga dan komunitas juga disiapkan untuk menarik partisipasi generasi muda.

Bimo Epyanto mengatakan SIGER Fest dirancang untuk memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Melalui kolaborasi berbagai pihak, SIGER Fest diharapkan dapat memperluas literasi dan akseptasi pembayaran digital, meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat daya saing UMKM, serta memperluas akses keuangan masyarakat,” kata Bimo.

Keberhasilan SIGER Fest 2025 menjadi modal penting penyelenggaraan tahun ini. Pada pelaksanaan sebelumnya, kegiatan tersebut mampu menarik lebih dari 10 ribu pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp650 juta. Capaian itu menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi digital dalam aktivitas ekonomi.

Bank Indonesia berharap SIGER Fest 2026 menjadi penggerak transformasi digital di berbagai sektor. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi layanan, memperkuat ekonomi daerah, dan memperluas manfaat digitalisasi bagi masyarakat Lampung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....