Sensus Ekonomi Pesawaran Petakan Usaha Digital dan UMKM

  • 19 Mei 2026 15:24 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mencanangkan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Pesawaran, Selasa (19/5/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, camat, pelaku usaha, hingga mitra BPS. Fokus utama sensus kali ini ialah memetakan potensi ekonomi baru, termasuk usaha digital dan UMKM berbasis media sosial.

Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution mengatakan perkembangan ekonomi digital kini bergerak sangat cepat. Menurutnya, aktivitas seperti usaha online, content creator, jasa kreatif, hingga bisnis berbasis platform internet harus masuk dalam pemetaan ekonomi nasional.

“Melalui Sensus Ekonomi 2026, BPS akan mendata aktivitas ekonomi modern secara menyeluruh agar pemerintah memiliki gambaran ekonomi yang lebih akurat,” ujarnya.

Ahmadriswan menilai hasil sensus nantinya tidak hanya berguna untuk pemerintah, tetapi juga bagi pelaku usaha. Data tersebut dapat menjadi acuan membaca peluang pasar, tren bisnis, hingga tantangan ekonomi ke depan. Ia menyebut SE2026 sebagai kompas ekonomi yang menentukan arah pembangunan daerah dan nasional dalam satu dekade mendatang.

Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali meminta masyarakat dan pelaku usaha mendukung proses pendataan. Ia mengimbau warga menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi secara jujur dan akurat.

“Data sensus dijamin kerahasiaannya oleh undang-undang. Kejujuran masyarakat menentukan ketepatan kebijakan ekonomi pemerintah,” kata Antonius.

Menurut Antonius, hasil SE2026 akan menjadi fondasi penting penyusunan RPJMD Kabupaten Pesawaran. Ia juga menginstruksikan seluruh OPD, camat, hingga kepala desa ikut mengawal proses pendataan di lapangan. Pemerintah daerah berharap seluruh potensi ekonomi masyarakat dapat terpetakan secara lengkap dan tepat sasaran.

Dalam pemaparan kondisi ekonomi daerah, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi penopang utama ekonomi Pesawaran dengan kontribusi lebih dari 35 persen terhadap PDRB 2025. Namun sektor perdagangan dan industri pengolahan mulai menunjukkan pertumbuhan signifikan. Kondisi itu dinilai menjadi tanda transformasi ekonomi daerah menuju sektor sekunder dan tersier.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....