Kenali Jenis dan Cara Memulai Tabungan Haji dan Umrah

  • 22 Apr 2026 21:36 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Perencanaan keuangan yang matang menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan berbagai tujuan hidup, termasuk menjalankan ibadah haji dan umrah. Dengan pengelolaan yang tepat, masyarakat dapat mempersiapkan kebutuhan biaya perjalanan ke Tanah Suci secara lebih terarah dan bertahap.

Melalui edukasi yang disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lewat kampanye Sikapi Uangmu di instagram @sikapiuangmu, masyarakat didorong untuk memanfaatkan Tabungan Haji dan Umrah sebagai instrumen perencanaan ibadah. Produk ini dirancang khusus untuk membantu calon jemaah mengumpulkan dana sesuai prinsip syariah.

Tabungan Haji dan Umrah menggunakan akad wadiah (titipan) atau mudharabah (bagi hasil), dengan pengelolaan dana yang difokuskan pada kebutuhan ibadah. Hal ini memberikan kepastian tujuan serta membantu menjaga konsistensi dalam menabung.

Terdapat beberapa jenis produk yang dapat dipilih. Tabungan Haji Reguler diperuntukkan bagi perencanaan jangka panjang melalui sistem resmi Kementerian Agama. Sementara itu, Tabungan Umrah menawarkan fleksibilitas setoran dan waktu keberangkatan. Adapun Tabungan Haji Plus atau paket haji furoda memberikan opsi keberangkatan lebih cepat dengan biaya yang lebih tinggi.

Untuk memulai, masyarakat perlu memilih bank syariah yang telah ditetapkan sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH). Selanjutnya, calon nasabah membuka rekening tabungan khusus, memahami akad yang digunakan, serta memenuhi persyaratan administrasi.

Setelah rekening aktif, nasabah dapat menyetorkan dana secara rutin hingga mencapai setoran awal yang ditentukan. Khusus untuk haji reguler, tahap berikutnya adalah mendaftarkan diri ke Kementerian Agama guna memperoleh nomor porsi keberangkatan. Sementara untuk umrah atau haji plus, nasabah dapat berkoordinasi dengan penyelenggara perjalanan ibadah yang resmi.

Dengan perencanaan yang disiplin, Tabungan Haji dan Umrah menjadi solusi untuk mewujudkan ibadah ke Tanah Suci secara lebih terstruktur, aman, dan sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....