Dari Celengan ke Digital, Cara Aman Kelola Keuangan
- 19 Apr 2026 06:12 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Menyimpan uang tunai di celengan masih menjadi kebiasaan sebagian masyarakat. Namun, risiko yang mengintai kerap tidak disadari, mulai dari uang rusak, hilang, hingga tidak terpantau penggunaannya.
Ilustrasi sederhana menggambarkan kondisi tersebut, saat celengan lama dibuka justru ditemukan uang kertas yang bolong, rapuh, bahkan hancur karena dimakan rayap. Situasi ini menjadi pengingat bahwa cara menyimpan uang secara konvensional memiliki banyak kelemahan.
Melalui edukasi yang disampaikan Otoritas Jasa Keuangan lewat kampanye Sikapi Uangmu di instagram @sikapiuangmu, masyarakat diajak beralih ke sistem keuangan digital yang dinilai lebih aman dan praktis.
Dalam informasi tersebut dijelaskan, menyimpan uang tunai di rumah berisiko rusak atau hilang, sulit dipantau, serta rawan digunakan tanpa disadari. Sementara itu, keuangan digital menawarkan kemudahan melalui berbagai layanan seperti pembayaran digital (QRIS, e-wallet, kartu debit/kredit), mobile banking, hingga transaksi belanja daring.
Selain itu, penggunaan keuangan digital juga memberikan sejumlah manfaat. Mulai dari keamanan yang lebih terjamin karena dana tersimpan di lembaga keuangan, kemudahan dalam bertransaksi, serta pencatatan otomatis yang membantu mengontrol pengeluaran.
Meski demikian, masyarakat tetap diingatkan untuk memiliki literasi keuangan digital atau Digital Financial Literacy (DFL) agar dapat memahami cara penggunaan sekaligus risiko yang mungkin terjadi dalam sistem digital. Dengan beralih ke pengelolaan keuangan digital, masyarakat diharapkan dapat menjaga keamanan dana sekaligus mengelola keuangan secara lebih terencana dan efisien di era modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....