setelah THR Habis, Kebiasaan Finansial Perlu Diperbaiki
- 27 Mar 2026 05:09 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Euforia Hari Raya Idulfitri yang identik dengan peningkatan konsumsi masyarakat mulai mereda. Namun, di balik suasana tersebut, banyak masyarakat mulai merasakan kondisi keuangan yang menipis setelah Tunjangan Hari Raya (THR) habis digunakan.
Fenomena ini kerap terjadi setiap tahun. Pengeluaran yang meningkat selama Ramadan hingga Lebaran, seperti kebutuhan mudik, konsumsi, hingga belanja, membuat sebagian masyarakat tidak memiliki cadangan keuangan yang cukup untuk menghadapi hari-hari setelahnya.
Pengamat ekonomi menilai, pola penggunaan THR yang cenderung konsumtif menjadi salah satu penyebab utama kondisi tersebut. Banyak masyarakat menggunakan dana tersebut tanpa perencanaan yang jelas, sehingga pengeluaran tidak terkontrol.
Selain itu, tradisi Lebaran seperti membeli pakaian baru, menyajikan hidangan dalam jumlah besar, serta berbagi kepada keluarga turut memengaruhi besarnya pengeluaran. Meski menjadi bagian dari budaya, kebiasaan ini dinilai perlu diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang bijak.
Kondisi semakin menantang ketika memasuki akhir bulan. Sebagian masyarakat mulai mengandalkan utang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penggunaan pinjaman, termasuk dari layanan digital, berpotensi menimbulkan beban finansial baru jika tidak dikelola dengan tepat.
Minimnya literasi keuangan juga menjadi faktor yang berkontribusi. Banyak masyarakat belum terbiasa menyusun anggaran atau membagi pemasukan ke dalam pos kebutuhan yang jelas, seperti tabungan, dana darurat, dan pengeluaran rutin.
Sejumlah langkah sederhana dinilai dapat membantu memperbaiki kebiasaan finansial. Di antaranya adalah menyusun anggaran sejak awal menerima pendapatan, memprioritaskan kebutuhan pokok, serta menyisihkan sebagian dana untuk tabungan. Kebiasaan mencatat pengeluaran juga dinilai efektif untuk mengontrol penggunaan uang.
Dengan pengelolaan keuangan yang lebih terencana, masyarakat diharapkan dapat menjaga kestabilan kondisi finansial, tidak hanya setelah Lebaran, tetapi juga untuk jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....