Bijak Atur Keuangan Ramadan agar Lebaran Tetap Tenang
- 08 Mar 2026 14:34 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Masyarakat diimbau lebih bijak mengelola keuangan selama Ramadan agar kebutuhan hingga Idulfitri tetap terpenuhi tanpa menimbulkan tekanan finansial. Pengeluaran pada bulan Ramadan umumnya meningkat karena berbagai kebutuhan tambahan.
Dalam laman websitenya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat agar mampu menahan diri tidak hanya dari makan dan minum, tetapi juga dari dorongan berbelanja yang berlebihan. Melalui unggahan edukasi di instagram resmi @ojkindonesia, OJK menjelaskan, pengeluaran pada Ramadan sering meningkat karena berbagai faktor.
Mulai dari pembelian takjil setiap hari, kegiatan buka puasa bersama, pembelian hampers, hingga promo dan potongan harga yang banyak ditawarkan selama bulan tersebut. Agar kondisi keuangan tetap stabil, OJK membagikan sejumlah tips sederhana yang dapat diterapkan masyarakat.
Tips pertama adalah membuat anggaran khusus Ramadan. Masyarakat disarankan mencatat seluruh kebutuhan selama Ramadan, menentukan batas pengeluaran pada setiap kategori, serta tidak menggunakan dana darurat untuk kebutuhan gaya hidup.
Tips kedua, menghindari fenomena fear of missing out atau FOMO pada kegiatan buka puasa bersama maupun tradisi bertukar hampers. Masyarakat dianjurkan memilih kegiatan yang paling prioritas dan menyesuaikannya dengan kemampuan keuangan.
Tips ketiga, waspada terhadap promo berlebihan. Sebelum membeli barang, masyarakat dapat mempertimbangkan apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan, sudah masuk dalam anggaran Ramadan, atau masih bisa ditunda pembeliannya.
Tips keempat, menyiapkan dana Lebaran sejak awal Ramadan. Pengeluaran seperti THR keluarga, mudik, serta kebutuhan hari raya sebaiknya direncanakan sejak dini dengan menyisihkan dana secara bertahap.
OJK juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari penggunaan pinjaman konsumtif demi memenuhi kebutuhan Lebaran. Dengan perencanaan yang baik, masyarakat diharapkan dapat menjalani Ramadan dengan lebih fokus beribadah sekaligus menjaga kondisi keuangan tetap sehat hingga Lebaran.