BPS Pesawaran Gelar Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026
- 09 Des 2025 10:47 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pesawaran menggelar Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Ballroom Hotel Horison Bandarlampung, Selasa (9/12/2025). Kegiatan ini mengusung tema Kolaborasi Pemerintah Daerah, Asosiasi, dan Pelaku Usaha untuk Menyukseskan SE2026 di Kabupaten Pesawaran, dengan tujuan memperkuat koordinasi serta membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya sensus ekonomi sebagai data dasar pembangunan.
Sosialisasi dihadiri perwakilan pemerintah daerah, asosiasi, pelaku usaha, serta jajaran internal BPS Pesawaran.
Kepala BPS Pesawaran, Gunawan Catur Prasetyo, menekankan SE2026 menjadi instrumen strategis untuk memotret kondisi ekonomi secara menyeluruh, mulai dari usaha mikro hingga usaha besar, serta menjadi dasar pengambilan keputusan yang tepat sasaran.
Statistisi Ahli Madya BPS Pesawaran, Maya Narang Ali, menyebutkan sensus ekonomi memberi informasi komprehensif bagi pemerintah maupun dunia usaha.
“Dengan adanya sensus ekonomi akan menyajikan data untuk pemerintah agar membuat kebijakan tepat sasaran,” kata Maya.
Ia menambahkan urgensi SE2026 terletak pada penyediaan data dasar seluruh kegiatan ekonomi, memotret tren terkini, sekaligus membantu pelaku usaha mengidentifikasi peluang dan tantangan bisnis.
Dari sektor pemerintah daerah, Muhammad Dony Faliandra, Fungsional Penata Perizinan Ahli Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Pesawaran, menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan pendataan nasional tersebut.
“Kami siap dan mendukung sensus ekonomi. Pihak kami berperan sebagai fasilitator, mendorong partisipasi usaha, dan pendukung pengumpulan data,” ujar Dony.
Ketua Kadin Kabupaten Pesawaran, Nurul Hidayah, juga menekankan peran penting sensus ekonomi bagi dunia usaha. Menurutnya, data hasil SE2026 dapat membuka peluang baru bagi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam merumuskan strategi ekonomi yang lebih presisi.
“Sensus ekonomi penting untuk membuka peluang baru, agar semua pihak dapat mengambil keputusan yang lebih tepat,” ucapnya.
Sementara itu, Pimpinan Redaksi Lampung Geh, Dian Wahyu Kusuma, memaparkan peran media dan influencer dalam meningkatkan partisipasi SE2026, khususnya di era digital.
Ia menilai pentingnya penyampaian pesan yang dekat dengan publik untuk meningkatkan kesadaran usaha, terutama pelaku usaha digital.
“Influencer dapat menjadi pembawa pesan yang dekat dengan audiens digital, mengedukasi pentingnya pendataan ekonomi, dan membantu meningkatkan partisipasi secara cepat dan masif,” ujar Dian.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, BPS Pesawaran berharap sinergi yang dibangun bersama pemangku kepentingan dapat memperlancar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta mendukung tersedianya data akurat untuk pembangunan ekonomi daerah dan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....