Lonjakan Harga Pangan Dominasi Inflasi Lampung November

  • 03 Des 2025 16:27 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Inflasi Lampung pada November 2025 naik menjadi 0,36 persen (mtm) dengan kontribusi terbesar berasal dari bahan makanan. Cabai merah tercatat memberikan andil tertinggi karena menurunnya pasokan setelah masa panen berakhir dan tingginya curah hujan yang menurunkan kualitas produksi. Komoditas lain seperti bawang merah, emas perhiasan, dan wortel juga memberi dorongan inflasi.

Meski demikian, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga, termasuk beras yang terbantu oleh pasokan panen gadu dan penyaluran SPHP oleh Bulog. Salak serta makanan hewan peliharaan juga mencatat penurunan harga berkat pasokan yang relatif stabil.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, mengatakan tekanan inflasi pangan masih harus diwaspadai.

“Pergerakan harga pangan sangat dipengaruhi cuaca dan logistik. Karena itu, kami memperkuat kerja sama antar daerah dan optimalisasi distribusi agar pasokan tetap terjaga,” ujar Bimo dalam rilis resmi BI Lampung, Rabu (3/12/2025).

Risiko ke depan mencakup potensi kenaikan harga beras setelah panen berakhir, ancaman gangguan distribusi akibat bencana hidrometeorologi, serta lonjakan permintaan menjelang libur akhir tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....