Pasokan Air Gatwick Pulih usai Mati Total

  • 27 Jul 2026 14:20 WIB
  •  Bandar Lampung
Poin Utama
  • Bandara Gatwick, salah satu bandara tersibuk di Inggris, berhasil menormalkan pasokan air bersih pada Minggu malam setelah mengalami gangguan total.
  • Krisis air bersih menyebabkan penumpang antre panjang di toilet, restoran tutup, dan sebagian penumpang terpaksa duduk di lantai.
  • Gangguan pasokan air dipicu oleh mati listrik di instalasi pengolahan air milik SES Water di Bough Beech, Surrey.

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Bandara Gatwick, salah satu bandara tersibuk di Inggris, lumpuh tanpa air bersih — penumpang antre panjang di toilet, restoran tutup, dan sebagian terpaksa duduk di lantai. Kini, situasi itu akhirnya berakhir.

Pihak Bandara Gatwick mengumumkan pasokan air telah kembali normal pada Minggu malam setelah sebelumnya sempat mati total di kedua terminal akibat gangguan listrik di instalasi pengolahan air milik SES Water di Bough Beech, Surrey.

Gangguan ini memaksa seluruh restoran dan bar di bandara tutup sementara. Sejumlah toilet tidak bisa digunakan karena tidak ada air untuk menyiram maupun mencuci tangan. Penumpang pun mengeluhkan minimnya informasi resmi dari pihak bandara selama krisis berlangsung.

"Toiletnya kotor, antreannya sangat panjang, dan hampir tidak ada pengumuman apa pun," ujar salah satu penumpang, Sarah Houchin, yang harus menunggu lebih dari dua jam lebih lama akibat penundaan penerbangannya.

SES Water menyebut insiden ini sebagai "masalah yang sangat tidak biasa dan kompleks." Meski instalasi pengolahan air sudah kembali beroperasi sejak Minggu sore, pemulihan jaringan distribusi membutuhkan waktu tambahan.

Bandara Gatwick menyatakan telah menyediakan air minum kemasan, mengerahkan tim tambahan di kedua terminal, dan memastikan tidak ada penerbangan yang dibatalkan akibat gangguan ini. Pihak bandara turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak.

Maskapai EasyJet sempat menyesuaikan jadwal check-in, dengan meja penitipan bagasi dibuka dua jam sebelum keberangkatan, bukan tiga jam seperti biasanya.

Ini bukan pertama kali Gatwick dilanda masalah air. Pada Juli 2022, kebocoran pipa utama juga pernah menyebabkan gangguan serupa di bandara dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....