Primark Pangkas Harga hingga 29%, Lawan Shein dan Temu
- 27 Jul 2026 14:20 WIB
- Bandar Lampung
Poin Utama
- Primark mengumumkan pemangkasan harga hingga 29% pada ratusan item pakaian termasuk jins, sweater, dan kaus kaki untuk mempertahankan pelanggan.
- Analis ritel Natalie Berg menganggap langkah ini tidak lazim bagi peritel berbiaya rendah karena respons terhadap persaingan Shein yang menjual gaun dengan harga £3.
- Strategi Primark membandingkan taktik yang mirip dengan supermarket menggunakan produk murah sebagai daya tarik utama agar pelanggan masuk toko dan membeli lebih banyak barang.
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Raksasa mode cepat asal Inggris, Primark, mengumumkan pemangkasan harga hingga 29% pada ratusan item pakaian, termasuk jins, sweater, dan kaus kaki. Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk mempertahankan pelanggan di tengah gempuran platform belanja online seperti Shein dan Temu yang menawarkan harga jauh lebih murah.
Analis ritel Natalie Berg menyebut langkah ini tak lazim bagi peritel berbiaya rendah. "Ketika Shein menjual gaun seharga £3, Anda harus merespons," ujarnya. Berg juga membandingkan strategi Primark ini dengan taktik supermarket yang menggunakan produk murah seperti susu dan pisang sebagai daya tarik utama agar pelanggan masuk ke toko dan akhirnya membeli lebih banyak barang.
Primark memang tengah menghadapi tekanan nyata. Penjualan like-for-like — indikator kunci kesehatan bisnis ritel — tercatat menurun. Kenaikan biaya bahan baku, upah minimum, ongkos pengiriman, dan energi turut mendorong harga pakaian naik dalam beberapa tahun terakhir.
Shein dan Temu mampu memotong harga lebih agresif karena tidak menanggung biaya toko fisik, sebagian besar paket mereka bebas bea masuk (meski keringanan ini akan berakhir Oktober 2028), serta model operasi yang efisien sehingga stok sisa hampir tidak ada.
Survei Mintel Juli 2025 mencatat 32% perempuan usia 16–34 tahun yang berbelanja pakaian online mengaku pernah berbelanja di Shein dalam setahun terakhir. Kombinasi harga rendah, kode diskon melimpah, dan katalog produk yang hampir tak terbatas menjadi daya tarik utama platform tersebut.
Berbeda dengan pesaingnya, Primark hanya menyediakan layanan click and collect tanpa pengiriman ke rumah — sebuah pilihan yang disebut perusahaan sebagai keputusan strategis untuk menekan biaya operasional dan meneruskan penghematan kepada pelanggan.
Analis Mintel Bridget McCusker menilai pemangkasan harga ini lebih sebagai langkah pemasaran ketimbang perubahan mendasar pada model bisnis. Pelanggan yang datang karena tertarik jins murah kemungkinan besar akan pulang dengan lebih banyak barang di keranjang belanja mereka — sebuah pola perilaku yang sudah menjadi ciri khas Primark.
Pengumuman ini juga datang menjelang rencana induk perusahaan Primark, Associated British Foods, untuk mencatatkan saham Primark di Bursa Efek London tahun depan.
"Jika Anda ingin tetap relevan bagi pelanggan hari ini, Anda harus memberikan nilai terbaik untuk uang mereka," tutup Berg. "Apalagi jika Anda diposisikan sebagai peritel mode terjangkau, Anda harus menepati janji itu."
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....