Bos SK Group Diceraikan, Wajib Bayar Rp10,4 Triliun
- 27 Jul 2026 14:20 WIB
- Bandar Lampung
Poin Utama
- Pengadilan Korea Selatan memutuskan Chey Tae-won harus membayar mantan istrinya Roh Soh-yeong senilai 944 miliar won (setara Rp10,4 triliun).
- Kasus ini dipandang sebagai perceraian termahal dalam sejarah Korea Selatan dan dijuluki 'perceraian abad ini' oleh media lokal.
- Chey Tae-won adalah Ketua konglomerat besar SK Group yang harus menerima putusan pengadilan ini.
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Kisah perceraian paling mahal dalam sejarah Korea Selatan akhirnya menemukan babak baru — dan tagihannya mencengangkan.
Pengadilan Korea Selatan memerintahkan Chey Tae-won, Ketua konglomerat SK Group, membayar mantan istrinya, Roh Soh-yeong, senilai 944 miliar won atau setara sekitar Rp10,4 triliun. Media lokal menjuluki kasus ini sebagai "perceraian abad ini."
Putusan tersebut lebih rendah dari kewajiban pembayaran sebelumnya. Pada 2024, pengadilan tingkat pertama memerintahkan Chey membayar 1,38 triliun won, setelah tim hukum Roh berhasil membuktikan bahwa ayahnya — mantan Presiden Roh Tae-woo (1988–1993) — pernah mengalirkan 30 miliar won dari dana gelap kepada Chey pada 1991. Namun Mahkamah Agung membatalkan putusan itu tahun lalu dengan alasan dana tersebut diperoleh secara ilegal dan tidak dapat dihitung sebagai harta bersama pasangan.
Pernikahan keduanya kandas setelah terungkap bahwa Chey memiliki anak dengan perempuan lain, mengakhiri rumah tangga yang telah berlangsung selama 35 tahun.
SK Group merupakan salah satu chaebol terbesar Korea Selatan — konglomerat keluarga yang mendominasi perekonomian negeri ginseng itu. Berawal dari perusahaan tekstil pada 1953, SK kini hadir di hampir setiap sendi kehidupan warga Korea: dari kartu seluler SK Telecom hingga SPBU berlogo SK.
Di pentas global, SK Group meroket lewat anak usahanya, SK Hynix, produsen chip yang memasok komponen kecerdasan buatan (AI) ke Nvidia. Mei lalu, kapitalisasi pasar SK Hynix menembus 1.000 triliun won di bursa Korea Selatan. Bulan lalu, Presiden Lee Jae-myung bahkan menyebut Chey sebagai "pahlawan rakyat Korea" dalam acara peluncuran rencana investasi AI nasional.
SK Group juga baru saja mencatatkan penggalangan dana terbesar sepanjang sejarah perusahaan asing di bursa New York, meraup 26,5 miliar dolar AS.
Melalui kuasa hukumnya, Chey menyatakan menyesal atas perhatian publik yang ditimbulkan oleh proses hukum ini dan berjanji akan mengkaji putusan secara saksama sebelum memberikan respons resmi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....