Telkom dan PGN Kolaborasi Dorong Green Data Center Berbasis Energi Rendah Karbon
- 14 Apr 2026 15:02 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon. Inisiatif ini menjadi langkah konkret dalam mempercepat pengembangan ekosistem digital sekaligus mendorong pemanfaatan energi hijau guna mendukung operasional green data center yang berkelanjutan.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto di Jakarta. Turut hadir sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Bhimo Aryanto dari Danantara Indonesia, serta jajaran direksi kedua perusahaan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi lintas sektor.
Dalam kerja sama ini, Telkom berperan sebagai pengembang ekosistem digital dan data center yang membutuhkan pasokan energi rendah emisi, termasuk biomethane. Sementara itu, PGN akan menyediakan energi tersebut melalui pemanfaatan biomethane yang dihasilkan dari limbah minyak kelapa sawit di wilayah Sumatra. Kolaborasi ini mencakup studi bersama hingga penjajakan implementasi energi hijau untuk mendukung operasional data center TelkomGroup, baik di dalam maupun luar negeri.
Senior Director of Business Performance and Assets Optimization Danantara Indonesia, Bhimo Aryanto, menegaskan pentingnya kolaborasi ini. “Kami melihat kolaborasi ini sebagai momentum penting untuk memperkuat integrasi antara sektor digital dan energi. Sinergi yang dibangun tidak hanya akan menciptakan efisiensi, tetapi juga membuka peluang penciptaan nilai baru yang berkelanjutan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital regional,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyampaikan, kolaborasi itu mendukung kesiapan energi yang bersih dan efisien untuk pengembangan data center yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia dan mendorong Indonesia sebagai regional digital hub. "Hal ini sejalan dengan ambisi TelkomGroup untuk menjadi digital infrastructure powerhouse di regional.” ucapnya.
Secara geografis, terdapat lima wilayah strategis yang menjadi fokus pengembangan data center TelkomGroup, yakni Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya. Wilayah-wilayah ini telah terhubung dengan jaringan pipa gas PGN, sehingga memungkinkan optimalisasi infrastruktur sekaligus membuka peluang pengembangan lebih lanjut.
Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto, menyoroti peran strategis biomethane dalam transformasi bisnis perusahaan. “PGN telah melangkah lebih jauh dari sekadar penyedia gas bumi konvensional, tetapi juga sebagai penyedia energi bersih yang menjadi fondasi bagi infrastruktur masa depan. Inisiatif biomethane untuk data center ini membuka peluang nilai tambah baru sekaligus mendukung transisi energi nasional,” jelasnya, dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa 14 April 2026.
Selain kerja sama domestik, TelkomGroup juga memperluas kolaborasi global melalui kemitraan dengan Sembcorp Development Ltd melalui entitas data center mereka, NeutraDC. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan solusi terintegrasi berbasis energi rendah karbon untuk mendukung operasional serta kebutuhan pelanggan enterprise.
Sinergi antara kolaborasi domestik dan global ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang lebih komprehensif dalam pengembangan AI-ready green data center, sekaligus memperkuat posisi TelkomGroup sebagai pemain kunci dalam ekosistem digital regional.
Penandatanganan MoU ini menjadi bukti komitmen kedua perusahaan dalam menghadirkan solusi inovatif yang berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan kekuatan infrastruktur digital dan energi hijau, Telkom dan PGN optimistis dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan serta memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....