Konsumsi dan Investasi Penggerak Utama Ekonomi Lampung 2025
- 06 Feb 2026 21:01 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Bank Indonesia mencatat perekonomian Provinsi Lampung menunjukkan penguatan signifikan pada triwulan IV 2025. Pertumbuhan ekonomi Lampung mencapai 5,54% (yoy), meningkat dibandingkan triwulan III 2025 yang tercatat 5,04% (yoy).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, menyampaikan capaian ini membuat pertumbuhan ekonomi Lampung sepanjang 2025 secara kumulatif mencapai 5,28% (yoy). Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang sebesar 4,57% (yoy).
Menurut Bimo, pertumbuhan pada akhir 2025 terutama didorong oleh kuatnya permintaan domestik. Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,10% (yoy), didorong kenaikan aktivitas masyarakat pada momen Natal dan Tahun Baru. Sementara itu, investasi atau Penanaman Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 5,41% (yoy) seiring realisasi investasi swasta yang tetap positif.
“Pertumbuhan ekonomi Lampung pada 2025 mencerminkan pemulihan permintaan domestik yang semakin kuat, terutama konsumsi rumah tangga dan investasi,” kata Bimo, Jumat 6 Februari 2026.
Di sisi eksternal, ekspor Lampung pada triwulan IV 2025 tumbuh 2,55% (yoy). Bimo menjelaskan, permintaan global yang meningkat terhadap beberapa komoditas, seperti gula dan kembang gula, kopi, hasil penggilingan, serta produk olahan minyak nabati menjadi penopang kinerja ekspor.
Dari sisi lapangan usaha, penguatan ekonomi Lampung ditopang oleh sektor utama. Lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan tumbuh 5,65% sejalan dengan peningkatan produksi jagung dan tandan buah segar kelapa sawit. Sementara sektor Industri Pengolahan tumbuh 6,54% didorong peningkatan permintaan ekspor subsektor makanan dan minuman.
Bank Indonesia juga mencatat sektor Perdagangan Besar dan Eceran tetap kuat dengan pertumbuhan 3,97% (yoy), seiring meningkatnya permintaan domestik. Secara nominal, perekonomian Lampung pada triwulan IV 2025 tercatat sebesar Rp135,95 triliun atas dasar harga berlaku dan Rp74,24 triliun atas dasar harga konstan.
Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi Lampung pada 2026 akan meningkat di kisaran 5,0–5,6%. Proyeksi tersebut didukung penguatan permintaan domestik, terjaganya permintaan eksternal, serta berlanjutnya kinerja sektor utama seperti pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan, termasuk optimalisasi ekspansi usaha yang dilakukan sepanjang 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....