Bukalapak Cetak Laba Rp 2,9 Triliun

  • 03 Feb 2026 14:18 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Bukalapak mencatat keuntungan bersih fantastis sebesar Rp 2,9 triliun pada periode Januari-September 2025. Pencapaian ini merupakan kebalikan total dari kondisi perusahaan setahun sebelumnya yang masih merugi Rp 593,2 miliar pada kuartal ketiga 2024.

Lonjakan kinerja ini didukung kenaikan pendapatan usaha dari Rp 3,3 triliun menjadi Rp 4,72 triliun. Fenomena dramatis ini diulas tuntas dalam podcast Dr. Indrawan Nugroho, yang mempertanyakan akar pencapaian tersebut: apakah hasil dari perubahan strategi (pivot) yang brilian atau manipulasi laporan keuangan?

Analis dalam podcast mengawali dengan ekspresi kejutan. Setelah lama absen dari persaingan sengit e-commerce, Bukalapak tiba-tiba kembali dengan kabar menggembirakan.

"Berita bagus kadang datang dari tempat yang sudah lama kita lupakan," ujar Dr. Indrawan Nugroho, merujuk pada transisi Bukalapak dari rugi besar ke untung besar hanya dalam setahun.

Meski pendapatan melonjak berkat fokus baru, pendengar diingatkan untuk bersikap kritis. Analis memperingatkan agar tidak langsung percaya, mengingat tren sektor startup yang kerap "memoles" laporan keuangan.

Kesuksesan ini diduga kuat berasal dari perubahan strategi radikal. Bukalapak memilih mundur dari persaingan langsung dengan raksasa seperti Tokopedia dan Shopee, lalu beralih (pivot) ke segmen lain.

Segmen gaming disebut sebagai bintang utama yang berkontribusi signifikan terhadap laba, seperti dilaporkan CNBC Indonesia. Judul berita "Segmen Gaming Moncer, Bukalapak Catat Laba Rp 2,9 Triliun" dikutip untuk menegaskan peran kunci segmen ini dalam membalikkan nasib perusahaan.

Pivot Bukalapak tampak berhasil secara bisnis. Namun, pertanyaan kritis diajukan: "Apakah ini benar-benar untung sebesar itu? Atau hanya angka yang terlihat manis di atas kertas?"

Dr. Indrawan Nugroho selaku CEO CIAS kemudian menghubungkan fenomena ini dengan strategi inovasi korporat, memberikan perspektif yang lebih luas tentang transformasi bisnis yang dilakukan Bukalapak.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....