Dari Bank ke Peternak Domba, Surya Temukan Ketenangan

  • 31 Jan 2026 10:56 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Setelah satu dekade membangun karier sebagai analis di sebuah bank BUMN dengan karir gemilang hingga kantor pusat di Jakarta, Surya memutuskan untuk berhenti. Pemicunya bukan soal uang, tetapi pencarian ketenangan batin dan kedekatan dengan keluarga.

"Waktu itu saya mikir, dipecat aja Alhamdulillah, yang penting nggak masuk penjara," kenang Surya dalam sebuah podcast, mengungkap trauma masa lalu saat menghadapi proses audit internal yang penuh tekanan selama 6 bulan. Dorongan untuk resign justru datang dari sang istri yang tak tega melihat kondisinya.

Pada 2020, bersama keluarga, Surya pulang ke kampung halamannya di Garum, Blitar, dan merintis Garum Farm, sebuah peternakan domba. Keputusan ini juga dilandasi keinginan untuk mengikuti sunnah Nabi dan nasihat almarhum ayahnya.

Namun, perjalanan dari dunia keuangan ke peternakan tidak mulus. Sebagai pemula, Surya mengalami banyak kegagalan: kematian ternak tinggi karena kesalahan manajemen pakan, tertipu janji pembeli saat Idul Adha hingga merugi puluhan juta, bahkan sempat terjebak tren bisnis tanaman hias yang akhirnya "bubble" dan merugikan.

Di titik terendah, Surya hampir menerima tawaran untuk pindah ke Purwokerto dan meninggalkan usahanya. Namun, satu hal yang menghentikannya: restu ibunya. Melihat raut wajah sang ibu yang tak rela usahanya ditutup, Surya memutuskan bertahan.

Keputusan besar berikutnya adalah mengubah paradigma. "Selama ini kalau mentok, saya selalu tanya ke orang. Tapi untuk tanya ke Allah, saya belum pernah kepikiran," ujarnya. Ia pun belajar untuk benar-benar berserah diri dan memohon petunjuk.

Setelah itu, perubahan mulai berjalan. Surya membenahi manajemen, meniadakan sekat kerja, dan fokus pada ilmu pakan. Ia berguru pada pakar peternakan setempat, dan menerapkan strategi cerdas dengan bekerja sama dengan petani jagung untuk mendapatkan pakan murah dari tebon (batang jagung).

Kini, Garum Farm telah beroperasi lebih stabil dengan sekitar 200 ekor domba. Surya menekankan pelajaran berharga: "Zaman sekarang tantangannya bukan cari informasi, tapi menyaring informasi. Jangan sampai jadi korban konten."

Baginya, nilai utama yang ditemukan adalah ketenangan hidup di desa, dekat orang tua, dan bisa beribadah dengan khusyuk. "Saya pengin jadi hamba yang manja (pada Allah) dan serakah (akan kebaikan)," tutup Surya, merangkum filosofi hidup barunya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....