Raih Bebas Finansial, Atasi Mindset Konsumtif Gen Z

  • 23 Des 2025 12:22 WIB
  •  Bandar Lampung

Melvin Mumpuni, CFP dari Finansialku, mengupas tuntas mindset keuangan untuk Gen Z dan generasi sandwich. Ia menyoroti tantangan sekaligus memberikan solusi praktis menuju financial freedom.

1. Fenomena Konsumsi & Solusinya

Melvin mengungkap, banyak anak muda menghabiskan hingga 70% penghasilan untuk kebutuhan konsumtif seperti gadget, fesyen, dan langganan digital. Fenomena ini didorong kemudahan pembayaran digital (paylater, QRIS) dan "kebutuhan buatan". Solusinya adalah kombinasi budgeting finansial dan kesadaran non-finansial untuk memprioritaskan apa yang benar-benar dibutuhkan.

2. Ubah Mindset, Buka Sumber Penghasilan

Nasihat lama "cari uang susah" justru bisa menciptakan scarcity mindset yang menghambat. Kuncinya adalah mengubah pola pikir menjadi "cari uang sulit jika tak tahu caranya". Dari sana, pelajari cara membangun tiga sumber pendapatan: aktif (gaji), investasi (saham), dan pasif (royalti, franchise). Pertumbuhan bisa vertikal (naik jabatan) atau horizontal (membangun side hustle).

3. Aset vs Liabilitas, Definisi Sederhana

Aset didefinisikan sebagai apa pun—yang kelihatan atau tidak—yang menghasilkan pemasukan, seperti sewa properti atau royalti. Sebaliknya, liabilitas mengeluarkan uang, contohnya mobil pribadi yang butuh perawatan rutin. Karyawan pun bisa menjadi aset jika menciptakan nilai besar bagi perusahaan.

4. Jawaban untuk Masalah Spesifik:

  • DP Nikah vs Ganti HP: Prioritaskan yang urgent, lalu ciptakan opsi ketiga dengan mentalitas kelimpahan (abundance mentality), misalnya mencari freelance untuk memenuhi keduanya.
  • Dana Pensiun di Usia 20-an: Gunakan kalkulator finansial (contoh: Finansialku.com) untuk menghitung kebutuhan. Penting untuk tidak bergantung pada anak di masa tua.
  • Generasi Sandwich: Akar masalahnya di pendapatan yang terbatas. Solusinya dimulai dari komunikasi terbuka dengan orang tua dan menambah sumber pemasukan ("kaki meja").

Melvin juga memberikan panduan jelas untuk mengelola keuangan, menggeser pola pikir, dan merancang langkah konkret menuju kemandirian finansial. "Cari uang itu sulit kalau enggak ngerti caranya."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....