Kisah Hegi Harjoyo: Bangun Bisnis & Konsultan SDM

  • 23 Des 2025 12:06 WIB
  •  Bandar Lampung

Dr. Hegi Harjoyo membongkar strateginya membangun bisnis dari titik nol. Konsultan SDM sekaligus pemilik Best Doug Bakery Malang ini berbagi kisah roller coaster, dari kegagalan awal hingga kesuksesan saat ini dengan tim minimalis.

Lulusan Teknik Industri ITS dengan gelar doktor bisnis ini memulai usaha bakery menggunakan pesangon setelah mengundurkan diri dari posisi regional manager di Hong Kong. Ambisinya besar: langsung membuka empat cabang di tahun 2020. Namun, tantangan SDM dan pasar membuat tiga outlet tutup. Hanya satu yang bertahan, yang justru menjadi pijakan pertumbuhan agresif.

Kunci perubahan ada pada tim. Hegi beralih dari sekadar mencari pelaksana ke membangun tim pemikir. Restrukturisasi ini mendongkrak penjualan 750-800% dalam tiga bulan. Bakery kini berekspansi logistik ke Jabodetabek dengan 600+ pengiriman bulanan, berbekal riset mendalam atas penolakan pelanggan.

Pengalaman pahit itu melahirkan bisnis konsultasinya. Hegi menerapkan framework ketat berbasis Balanced Scorecard dan Job-People Fit dengan delapan tes (kognitif, minat, kepribadian, karakter). Hasilnya nyata: kliennya ada yang tumbuh 10x lipat (FMCG), defek turun 46%, dan sales naik 30% dengan biaya turun 17%.

Menurut Hegi, ownership dalam tim tidak muncul tiba-tiba. Lima fondasinya adalah: kejelasan posisi/target, kompensasi agresif, meaning/purpose, job-people fit, dan pengembangan kompetensi berkelanjutan. Dengan prinsip ini, hanya dengan tiga staf ia mengelola hampir 50 portofolio klien.

Hegi menekankan perlunya menghilangkan ego pemilik: "Owner sentrik enggak akan works. Harus lebih banyak thinker-nya." Visinya, bisnis harus tumbuh setiap bulan tanpa bergantung momentum. Kini, ia menargetkan pembangunan pabrik bakery pada 2026 dan fokus menjadi partner bagi UKM, yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....