Mahasiswa Lampung Selatan Bangun Desa

  • 19 Mei 2026 21:47 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Ketua Umum IKAM Lampung Selatan, Yosby Armanza, menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam pembangunan desa melalui aksi nyata pengabdian masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul di akademik, tetapi juga harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya di daerah asalnya.

" IKAM atau Ikatan Keluarga Mahasiswa Lampung Selatan merupakan organisasi yang menghimpun mahasiswa asal Lampung Selatan sejak tahun 2017. Organisasi ini menaungi mahasiswa yang kuliah di berbagai daerah, termasuk di luar Provinsi Lampung, dengan fokus utama pada kegiatan sosial dan pendidikan." Ujar Yosby.

Dalam menjalankan pengabdian masyarakat, IKAM telah melaksanakan program “Desa Pindahan” yang menyasar wilayah kepulauan dan daerah tertinggal di Lampung Selatan. Program tersebut telah dilaksanakan di Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, hingga Pulau Harimau sejak tahun 2023 dan direncanakan kembali berlangsung pada 2026 mendatang.

" Kondisi infrastruktur di wilayah kepulauan masih menjadi tantangan besar. Beberapa daerah bahkan masih mengalami keterbatasan listrik, akses transportasi kapal, hingga jaringan komunikasi yang belum stabil. Mahasiswa memiliki peran penting untuk menyuarakan kondisi tersebut agar mendapat perhatian lebih luas." kata Yosby.

Selain kegiatan sosial, IKAM juga mendorong pengembangan masyarakat melalui pendampingan UMKM dan edukasi digital marketing. Mahasiswa membantu masyarakat membuat akun media sosial, memperkenalkan promosi digital, hingga mendukung pemasaran produk lokal agar lebih dikenal luas.

Yosby berharap generasi muda Lampung Selatan dapat terus berkontribusi bagi daerahnya. Ia mengajak mahasiswa untuk tidak hanya aktif di lingkungan kampus, tetapi juga peduli terhadap persoalan masyarakat melalui gerakan sosial, edukasi, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana menyuarakan perubahan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....