Jam Weker Dikenal Dari Masa Yunani Kuno

  • 20 Jul 2024 06:11 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandar Lampung : Jam weker merupakan penemuan yang memudahkan hidup manusia. Jauh sebelum jam weker ditemukan, sekitar tahun 1600, manusia bangun pagi mengandalkan ritme alami tubuhnya.

Jam weker, jam alarm, atau beker adalah merupakan bahasa serapan dari bahasa Belanda, yaitu weker yang arti secara harfiah adalah pembangun, biasanya jam untuk kamar tidur yang dilengkapi dengan alarm (lonceng) yang bisa disetel untuk berbunyi pada jam dan menit yang ditentukan.

Jam weker dipakai untuk membangunkan orang yang sedang tidur atau sebagai alat pengukur waktu.

Jika berbicara tentang sejarah jam weker, kita tak bisa lepas dari masa kejayaan Yunani Kuno dan Mesir Kuno, dimana manusia masa itu sudah belajar menandai waktu dengan jam matahari dan tugu atau monumen obelisk.

Dari penemuan jam purba tersebut, teknologi penanda waktu berkembang dari waktu ke waktu. Melansir dari Insider, jam weker tertua sendiri sudah ditemukan di Jerman sejak abad ke-15. Namun masih berupa jam besi besar yang menempel di dinding yang dilengkapi lonceng warna perunggu.

Dalam buku Early English Clock yang ditulis oleh Antique Collector Club, disebutkan bahwa ada penemuan di tahun 1620 berupa jam lentera yang juga memiliki pengaturan alarm khusus.

Pada 1876, Seth E. Thomas dari Connecticut menciptakan jam weker mekanis untuk pertama kalinya. Tepat tanggal 24 Oktober 1876, Thomas menerima hak paten bernomor 183.725 untuk penemuan jam weker yang bisa diatur agar berbunyi di waktu yang diinginkan. Pembuatan jam weker kecil ini ,sebenarnya sudah dimulai di awal tahun 1870-an. Tapi hanya Thomas yang mematenkan temuannya. Di tahun 1931, Westclox memperkenalkan produk terbarunya yaitu Chime Alarm yang terkenal dengan tagline-nya, "First he whispers, then he shouts." Dari tahun 1931 tersebut, jam weker terus mengalami perkembangan. Dari berukuran besar menjadi kecil dan bisa diletakkan di atas meja.

Jam weker mekanis memiliki jarum ketiga atau cakra angka yang menunjukkan pukul lonceng akan berbunyi. Jam weker dengan penggerak berupa pegas memiliki pegas terpisah untuk menggerakkan pemukul lonceng. Jam weker eletronik dengan tenaga penggerak baterai atau listrik menggunakan sirkuit elektronik dan pengeras suara untuk mengeluarkan bunyi. Selain dering lonceng, bunyi yang dikeluarkan jam weker bisa berupa rekaman suara manusia, suara hewan, hingga lagu dari radio.

Seiring kemajuan zaman, fungsi jam weker banyak digantikan fungsi alarm yang terdapat dalam produk elektronik seperti telepon genggam, perangkat stereo/video, atau komputer pribadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....