Fakta Menarik Sidik Jari Untuk Mengetahui Identitas Seseorang
- 30 Nov 2024 16:03 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandar Lampung : Sidik jari adalah guratan-guratan kecil yang ada di ujung setiap jari, sidik jari sudah terbentuk sejak kita berada dalam kandungan ibu. Sidik jari itu juga berperan sangat penting untuk proses identifikasi seseorang, baik untuk dokumentasi seperti paspor hingga kartu tanda pengenal hingga proses identifikasi kriminal.
Seorang bernama diplomat bernama William James Herschel adalah tokoh penting dalam penggunaan sidik jari untuk mengidentifikasi seseorang. Dia adalah seorang cucu dari astronom ternama, William Herschel dan ayahnya, John Herschel, juga merupakan seorang astronom ternama. William James Herschel memutuskan tidak ingin menjadi seorang astronom dan bergabung dengan East India Company pada tahun 1853 sebelum akhirnya pergi ke Bengal.
Pada tahun 1858, William bergabung menjadi Indian Civil Service di Jungipoor, seperti yang dikutip dari Slough History Online, kala itu William membuat kontrak bersama Konai, pria setempat untuk pembelian material pembuatan jalan. Untuk menjaga janji dan mengurangi penipuan Konai kala itu, William membuat Konai memberikan cap tangannya.
Kala itu dirinya menemukan bahwa sidik jari tidak berubah dan dapat menjadi salah satu hal yang penting untuk mengidentifikasi seseorang. William sempat mengajukan kepada pemerintah Bengal setempat untuk menggunakan sidik jari sebagai salah satu cara untuk mengidentifikasi orang-orang. SEtelah itu muncullah fakta menarik mengenai Sidik Jari.
Nah, berikut ini ada beberapa fakta menarik tentang sidik jari yang masih belum banyak orang ketahui , yaitu:
1. Sidik Jari telah Ada Sebelum Kamu Dilahirkan
Tonjolan di ujung jari kita dibentuk sejak kita dalam kandungan ibu. Tepatnya dimulai dari usia kandungan sekitar 10 minggu. Kemudian pada usia 17 minggu, pola-pola aneh, acak, dan unik ini sudah mulai terbentuk sepenuhnya.
Gen yang mengontrol perkembangan lapisan dermal di bagian tubuh ini tampaknya menentukan ukuran, bentuk, dan pola yang menonjol.
2. Penting untuk Indra Peraba
Menurut penelitian dalam Journal of Neuroscience, bagian tepi sidik jari kita memiliki bidang reseptif yang berguna untuk membantu menunjukkan sensitivitas sentuhan manusia.
3. Sidik Jari Awalnya seperti Folikel Rambut
sidik jari awalnya tampak seperti potongan sel yang sama yang kemudian membentuk folikel rambut. Namun, bukannya berubah menjadi folikel rambut, sel-sel ini membentuk tonjolan yang berpola lingkaran. Lingkaran yang kecil yang bertanggungjawab untuk membentuk struktur kulit.
4. Sidik Jari Mencegah Luka
Hal ini terjadi karena tonjolan kulit yang membentuk sidik jari membantu mencegah lecet. Tonjolan kulit tersebut yang membuat kita lebih mudah meregang dan berubah bentuk, sehingga dapat melindungi kita dari lecet atau melepuh.
Itulah sedikit fakta mengenai pentingnya sidik jari yang ditelusuri oleh William James Herschel sebelum akhirnya Francis Galton dan juga Edward Henry menyempurnakan pentingnya sidik jari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....