Sejarah Jam Tangan yang ada sejak Perang Dunia ke-I
- 23 Okt 2024 10:40 WIB
- Bandar Lampung
KBRN, Bandarlampung: Jam tangan adalah salah satu aksesoris yang paling umum dan digemari di dunia. Namun, perjalanannya dari alat navigasi yang sederhana hingga menjadi bagian penting dari gaya hidup modern adalah cerita yang penuh dengan inovasi, teknologi, dan perubahan sosial.
Benda ini juga adalah salah satu penemuan paling tua dan paling penting dalam sejarah peradaban manusia. Jam telah mengalami berbagai perkembangan, mulai dari jam roda, jam matahari, jam saku, jam listrik, jam kuarsa, hingga jam tangan
Sejarah jam tangan tidak bisa dilepaskan dari sejarah jam secara umum. Kebutuhan manusia untuk mengukur waktu sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Orang Mesir kuno menemukan jam matahari (sundial) yang menggunakan bayangan sinar matahari untuk menunjukkan waktu. Namun, jam matahari hanya bisa digunakan pada siang hari dan tergantung pada cuaca. Kemudian, munculah jam air (water clock) yang menggunakan aliran air untuk menghitung waktu.
Pada abad ke-14, munculah jam roda (wheel clock) yang menggunakan roda gigi dan pegas untuk menggerakkan jarum penunjuk waktu. Jam roda memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi daripada jam air, tetapi masih memiliki masalah dengan stabilitas dan presisi.
Munculnya Jam Tangan
Jam tangan atau wristwatch merupakan jam yang dipasang di pergelangan tangan dengan menggunakan gelang atau strap. Konsep jam tangan sudah ada sejak abad ke-16, tetapi baru populer pada abad ke-20. Berikut ini adalah beberapa tokoh dan peristiwa penting dalam sejarah jam tangan:
Pada tahun 1880, Sejarah jam tangan mencatatat perusahaan jam Patek Philippe membuat jam tangan khusus untuk wanita yang dipesan oleh Countess Koscowicz dari Hongaria. Jam tangan ini memiliki desain elegan dengan gelang kulit. Jam tangan ini dianggap sebagai jam tangan modern pertama untuk wanita.
Pada tahun 1904, Louis Cartier membuat jam tangan khusus untuk temannya, Alberto Santos-Dumont, seorang penerbang asal Brasil. Jam tangan ini disebut Santos dan dirancang untuk memudahkan Santos membaca waktu saat terbang. Jam tangan ini memiliki desain sederhana dengan gelang kulit dan gesper. Jam tangan ini menjadi jam tangan pertama yang diproduksi secara massal oleh Cartier pada tahun 1911.
Pada tahun 1972, perusahaan jam Hamilton meluncurkan jam tangan Pulsar, yang merupakan jam tangan digital pertama di dunia. Jam tangan digital adalah jam tangan yang menampilkan waktu dalam bentuk angka, bukan jarum. Jam tangan Pulsar menggunakan layar LED merah yang bisa menyala dengan menekan tombol. Jam tangan ini menjadi tren di kalangan selebriti dan politisi.
Di massa Perang Dunia ke-1, tentara yang bertugas sebelum perang, jam tangan umumnya dikenakan di saku. Namun, kebutuhan militer akan akses waktu yang cepat dan mudah mendorong perubahan ini. Tentara membutuhkan cara yang efisien untuk mengetahui waktu tanpa harus mengeluarkan jam dari saku mereka, terutama dalam situasi medan perang yang mendesak.
Untuk memenuhi kebutuhan ini, banyak tentara mulai menggunakan jam saku yang dimodifikasi dengan tali kulit yang dapat dikenakan di pergelangan tangan. Jam tangan ini dirancang untuk keandalan, dengan casing yang kuat dan tampilan yang mudah dibaca. Setelah perang, jam tangan mulai diterima secara luas sebagai aksesori pria, bukan hanya alat militer.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....