Sanggar Seni Jadi Wadah Pelestarian Tari

  • 05 Jun 2026 15:05 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Sanggar Arimbi di Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur, terus berkembang sebagai wadah pembelajaran seni tari bagi anak-anak hingga orang dewasa. Sanggar yang berdiri sejak 2017 tersebut kini memiliki sekitar 60 siswa aktif dan telah membina lebih dari 150 peserta didik sejak awal berdirinya.

Pemilik sekaligus pengajar Sanggar Arimbi, Wahidah Shella Nuraini, mengatakan sanggar tersebut mengajarkan berbagai jenis tari, mulai dari tari tradisi, tari kreasi, tari mancanegara hingga dance. Menurutnya, keberagaman materi pembelajaran diberikan agar peserta didik dapat mengembangkan potensi seni secara lebih luas.

" Ide mendirikan Sanggar Arimbi berangkat dari minimnya ruang belajar tari di wilayah Pekalongan saat dirinya masih duduk di bangku sekolah. Kondisi tersebut mendorongnya untuk membuka akses belajar seni tari bagi anak-anak di lingkungan sekitar yang memiliki minat namun terkendala jarak dan fasilitas" ujar Wahidah.

Bersama sang ibu yang juga memiliki latar belakang sebagai penari, Wahidah memulai kegiatan latihan tari dari lingkungan rumah. Awalnya kegiatan tersebut hanya berupa latihan rutin menjelang perayaan 17 Agustus, sebelum akhirnya berkembang menjadi kelas tari yang diminati masyarakat.

Dalam proses pembelajaran, Sanggar Arimbi menggunakan pendekatan tari kreasi sebagai pengenalan awal kepada siswa. Namun demikian, para peserta tetap diwajibkan mempelajari dan menguasai tari tradisional sebagai syarat kenaikan tingkat sehingga pemahaman terhadap budaya daerah tetap terjaga.

Wahidah berharap Sanggar Arimbi dapat terus menjadi sarana bagi generasi muda untuk mencintai seni tari dan budaya Indonesia. Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap pelaku seni agar proses pelestarian budaya dapat berjalan secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....