HUT ke-61, PGN Perkuat Infrastruktur dan Pasokan Gas Nasional
- 19 Mei 2026 17:15 WIB
- Bandar Lampung
RRI CO.ID, Bandarlampung: Memasuki usia ke-61 tahun, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN memperkuat perannya sebagai tulang punggung infrastruktur gas bumi nasional melalui penguatan pasokan, pengembangan LNG, serta ekspansi jaringan energi rendah emisi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis di tengah dinamika energi global.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan selama 61 tahun PGN terus bertransformasi agar gas bumi tetap hadir bagi masyarakat melalui diversifikasi pasokan, penguatan infrastruktur, inovasi layanan, dan implementasi aspek Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Selama 61 tahun, PGN terus bertransformasi untuk memastikan gas bumi selalu hadir bagi masyarakat melalui diversifikasi pasokan, penguatan infrastruktur, inovasi layanan, dan komitmen terhadap implementasi aspek ESG,” ujar Fajriyah dalam keterangannya, Selasa 19 Mei 2026.
Dalam setahun terakhir, PGN mencatat sejumlah langkah strategis untuk menjaga keandalan layanan dan ketahanan energi nasional. Perusahaan aktif mengamankan pasokan gas pipa maupun LNG domestik dari berbagai sumber, seperti Tangguh dan Donggi Senoro. PGN juga membuka potensi pasokan baru dari Blok Masela, Andaman, Wilayah Kerja Tungkal, pengembangan Coalbed Methane (CBM) di Muara Enim, hingga biomethane sebagai bagian dari pengembangan energi masa depan.
Penguatan pasokan turut diwujudkan melalui sejumlah kerja sama strategis, di antaranya penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dalam IPA Convex 2025, kerja sama swap gas West Natuna, hingga Head of Agreement (HoA) LNG Blok Masela bersama INPEX Masela.
Pemanfaatan LNG untuk mendukung ketahanan pasokan juga terus meningkat. PGN menerima tambahan pasokan LNG domestik dan untuk pertama kalinya melaksanakan penerimaan kargo LNG melalui FSRU Jawa Barat. Selain itu, perusahaan telah menyelesaikan revitalisasi Tangki LNG Arun F-6004 berkapasitas 127.000 meter kubik yang siap melayani pasar Asia Tenggara dan Asia Selatan seiring pengembangan bisnis LNG Hub.
Dari sisi operasional, volume penyaluran gas bumi PGN mencapai 777 BBTUD, sementara volume transmisi gas mencapai 1.539 MMSCFD pada Triwulan I 2026. PGN menyebut pengelolaan penyaluran gas dilakukan secara optimal guna menjaga keberlanjutan operasional pelanggan di tengah tantangan ekonomi nasional maupun global.
Sebagai pengelola lebih dari 95 persen infrastruktur gas bumi nasional, PGN menambah sekitar 230 kilometer jaringan pipa baru untuk memperluas akses energi gas bumi di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini, pangsa pasar PGN mencapai lebih dari 91 persen dengan cakupan operasional di 18 provinsi dan 78 kota/kabupaten, didukung jaringan pipa gas bumi nasional sepanjang lebih dari 33.490 kilometer.
PGN juga memperluas layanan beyond pipeline melalui pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) retail bagi masyarakat yang belum terjangkau jaringan pipa. Ekspansi layanan CNG dilakukan di berbagai wilayah, termasuk Medan melalui pembangunan mother station CNG dan Bandung untuk memenuhi kebutuhan energi sektor industri, komersial, UMKM, hingga hotel, restoran, dan kafe.
Sementara itu, pemanfaatan gas bumi di sektor rumah tangga telah mencapai lebih dari 820.000 sambungan rumah (SR). PGN juga memperluas jaringan gas ke kawasan hunian modern, rumah susun Wisma Atlet Kemayoran, serta menjajaki kawasan baru seperti Jatengland dan BSB City.
Di bidang tata kelola perusahaan, PGN memperoleh pengakuan internasional dengan masuk dalam daftar 50 perusahaan terbuka dengan penerapan tata kelola terbaik di ASEAN dan lima terbaik di Indonesia dalam ASEAN Corporate Governance Awards 2025. PGN juga tercatat dalam daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia-Pasifik versi Majalah TIME.
Selain fokus pada bisnis, PGN terus menjalankan program pemberdayaan masyarakat dan edukasi energi melalui Taman Jargas Nusantara, City Gas Tour 2025, Suadesa Festival, hingga program ketahanan pangan padi biosaline di wilayah pesisir Jepara.
“Momentum HUT ke-61 menjadi refleksi perjalanan panjang PGN dalam menyediakan layanan gas bumi untuk Indonesia. Ke depan, PGN berkomitmen untuk terus memperkuat integrasi infrastruktur gas bumi nasional, mendukung transisi energi nasional, serta menjaga keberlanjutan bisnis guna mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi Indonesia,” tutup Fajriyah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....