Kucing Kuwuk, Kucing Unik yang Hidup di Hutan
- 04 Okt 2026 07:48 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kucing kuwuk atau leopard cat (Prionailurus bengalensis) merupakan salah satu jenis kucing liar berukuran kecil yang memiliki wilayah persebaran cukup luas di Asia. Satwa ini dapat ditemukan di sejumlah negara Asia, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Myanmar, Vietnam, China, Korea, hingga beberapa wilayah India.
Secara fisik, kucing kuwuk memiliki ukuran yang kurang lebih menyerupai kucing rumahan berukuran besar. Dilansir dari laman animaldiversity.org, Bobot tubuh kucing kuwuk berkisar 3 hingga 7 kilogram, dengan panjang tubuh sekitar 44,5 hingga 107 sentimeter. Tubuhnya umumnya berwarna cokelat kekuningan dengan bagian perut berwarna putih dan dihiasi pola menyerupai roset atau bercak. Bagian ekornya juga memiliki pola cincin, sementara terdapat garis memanjang dari dahi hingga leher.
Kucing kuwuk dapat hidup di berbagai habitat, mulai dari hutan tropis dan hutan beriklim sedang hingga semak belukar serta padang rumput. Satwa ini juga dapat ditemukan di sekitar lahan pertanian dan kawasan pedesaan. Kucing kuwuk dapat hidup pada ketinggian hingga sekitar 3.000 meter di atas permukaan laut selama kondisi lingkungannya mendukung.
Menariknya, kucing kuwuk dikenal sebagai perenang yang sangat baik. Kemampuan tersebut diduga turut menjelaskan mengapa satwa ini dapat ditemukan di sejumlah wilayah kepulauan. Kucing kuwuk umumnya lebih menyukai habitat berhutan yang berada dekat sumber air dan memiliki kemampuan memanjat yang baik.
Dalam mencari makanan, kucing kuwuk merupakan karnivora yang memangsa berbagai hewan berukuran kecil. Makanan utamanya antara lain tikus dan hewan pengerat lainnya, kadal, sementara pada kondisi tertentu satwa ini juga dapat memangsa kelelawar, ular, serangga, burung, ikan, hingga hewan yang berukuran lebih besar.
Kucing kuwuk cenderung hidup menyendiri dan lebih aktif pada malam hari, meskipun terkadang dapat terlihat pada siang hari. Sebagai predator penyergap, satwa ini mengandalkan kemampuan bergerak secara diam-diam serta warna tubuh yang membantu menyamarkan keberadaannya di lingkungan sekitar.
Keberadaan kucing kuwuk juga memiliki peran dalam ekosistem. Sebagai pemangsa hewan pengerat, satwa ini berpotensi membantu mengendalikan populasi hama, terutama di kawasan pedesaan dan pertanian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....