Rumah Bebas Tikus! Ini 5 Cara Sederhana agar Hunian Tak Jadi Sarangnya

  • 30 Sep 2026 17:01 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CI.ID, Bandar Lampung : Kehadiran tikus di dalam rumah kerap menjadi masalah yang mengganggu kenyamanan penghuni. Selain merusak perabotan dan mengotori makanan, tikus juga dapat membawa berbagai penyakit yang berisiko bagi kesehatan manusia. Karena itu, menjaga kebersihan dan memastikan rumah tidak menjadi tempat bersarang tikus merupakan langkah penting yang perlu dilakukan.

Tikus umumnya tertarik pada lingkungan yang menyediakan makanan, air, serta tempat persembunyian. Tumpukan barang, sisa makanan, hingga celah kecil pada dinding dapat menjadi akses sekaligus tempat yang nyaman bagi hewan pengerat tersebut untuk berkembang biak.

Untuk mencegahnya, ada sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan agar rumah tetap bersih dan terhindar dari serangan tikus.

1. Pastikan Sisa Makanan Tidak Berserakan

Sisa makanan yang dibiarkan terbuka dapat menarik perhatian tikus untuk masuk ke dalam rumah. Oleh karena itu, biasakan membersihkan meja makan dan dapur setelah digunakan. Simpan bahan makanan di dalam wadah tertutup rapat, serta segera buang sisa makanan ke tempat sampah yang memiliki penutup.

Selain itu, hindari membiarkan makanan hewan peliharaan tetap berada di wadah sepanjang malam karena dapat menjadi sumber makanan bagi tikus.

2. Tutup Celah dan Lubang yang Menjadi Jalan Masuk Tikus

Tikus dapat masuk melalui celah yang relatif kecil, terutama di sekitar pintu, jendela, saluran air, dan pipa. Periksa bagian rumah yang berpotensi menjadi akses masuk, termasuk celah di bawah pintu dan lubang pada dinding.

Tutup celah tersebut menggunakan bahan yang kuat dan tahan gigitan, seperti kawat kasa logam, wol baja yang dipadukan dengan bahan penutup yang sesuai, atau semen. Memasang karet penutup di bagian bawah pintu juga dapat membantu mencegah tikus masuk.

3. Rutin Membersihkan Gudang dan Sudut Rumah

Gudang, loteng, dan sudut rumah yang jarang dibersihkan sering menjadi tempat persembunyian tikus. Tumpukan kardus, koran bekas, kain, serta barang-barang yang tidak terpakai dapat dimanfaatkan tikus untuk membuat sarang.

Luangkan waktu untuk membersihkan area tersebut secara berkala. Kurangi tumpukan barang yang tidak diperlukan dan gunakan wadah penyimpanan berbahan plastik atau logam yang tertutup rapat agar lebih sulit dijadikan tempat bersarang.

4. Jaga Kebersihan Tempat Sampah dan Saluran Air

Tempat sampah yang terbuka dan saluran air yang kotor dapat menjadi sumber makanan maupun jalur pergerakan tikus. Pastikan tempat sampah selalu tertutup dan dibersihkan secara rutin, terutama jika terdapat sisa makanan di dalamnya.

Periksa pula saluran air di sekitar rumah. Bersihkan sampah yang menyumbat saluran dan pastikan lubang drainase yang berpotensi menjadi akses tikus terlindungi dengan penutup atau kawat kasa yang sesuai.

5. Rapikan Halaman dan Pangkas Tanaman yang Terlalu Rimbun

Lingkungan sekitar rumah juga perlu mendapat perhatian. Rumput yang terlalu tinggi, semak yang rimbun, serta tumpukan kayu atau daun kering dapat menjadi tempat persembunyian tikus.

Rapikan halaman secara rutin, pangkas tanaman yang terlalu rimbun di dekat bangunan, dan jauhkan tumpukan kayu dari dinding rumah. Dengan begitu, lingkungan sekitar menjadi lebih terbuka sehingga tempat persembunyian tikus dapat diminimalkan.

Mencegah rumah menjadi sarang tikus tidak selalu membutuhkan biaya besar. Kebiasaan sederhana, seperti menyimpan makanan dengan benar, menjaga kebersihan rumah, menutup celah, dan merawat lingkungan sekitar, dapat membantu mengurangi risiko kehadiran tikus.

Dengan melakukan langkah-langkah tersebut secara konsisten, masyarakat dapat menciptakan lingkungan hunian yang lebih bersih, nyaman, dan terlindungi dari gangguan tikus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....