Mahasiswa Teknik Kelautan Pelajari Dinamika Pesisir
- 30 Sep 2026 09:07 WIB
- Bandar Lampung
RRI .CO.ID, Bandarlampung — Sebanyak 80 mahasiswa Program Studi Teknik Kelautan mengikuti Studi Kaji dan Observasi Lapangan 2026 di Semarang, Klaten, dan Yogyakarta, 28 September hingga 2 Oktober 2026.
Kegiatan yang didampingi delapan dosen tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman. Mahasiswa mengamati langsung kondisi pesisir, pelabuhan, teknologi kelautan, hingga berbagai persoalan yang terjadi di lapangan.
Di Semarang, mahasiswa mengunjungi Departemen Oseanografi Universitas Diponegoro untuk berdiskusi mengenai perkembangan keilmuan, riset, dan persoalan pesisir di Indonesia.
Observasi dilanjutkan ke Pantai Marina dengan mengkaji dinamika garis pantai, banjir rob, penurunan muka tanah, abrasi, serta infrastruktur perlindungan pantai.
Rombongan juga dijadwalkan mengunjungi BMKG, KSOP, dan Distrik Navigasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas untuk mempelajari meteorologi maritim, keselamatan pelayaran, navigasi, dan aktivitas kepelabuhanan.
Di Klaten, mahasiswa melakukan pembelajaran Hidrologi di Umbul Ponggok. Sementara di Yogyakarta, mahasiswa mengunjungi Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai (BTIPDP) BRIN serta melakukan observasi di Pantai Glagah, Kulon Progo.
Koordinator lapangan, Ulil Amri, S.Pi., M.Si., mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menghubungkan teori perkuliahan dengan persoalan nyata di lapangan.
"Mahasiswa diharapkan mampu melihat langsung bagaimana teori yang dipelajari diterapkan untuk memahami persoalan kelautan dan pesisir," ujarnya, dilansir dari Itera, Selasa, 28 September 2026.
Kegiatan Studi Kaji dan Observasi Lapangan 2026 ini dilaksanakan Program Studi Teknik Kelautan, Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....