Ingin Rajin Baca Buku? Begini Cara Menang Melawan Godaan Screen Time

  • 29 Sep 2026 19:53 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Membaca buku di tengah kebiasaan menggunakan ponsel bukan perkara mudah. Notifikasi pesan, media sosial, video pendek, hingga berbagai hiburan digital kerap membuat perhatian beralih, bahkan ketika seseorang baru beberapa halaman membaca.

Kebiasaan menatap layar dalam waktu lama juga membuat sebagian orang lebih terbiasa mendapatkan informasi secara singkat dan cepat. Akibatnya, membaca buku yang membutuhkan perhatian lebih lama dapat terasa kurang menarik.

Meski demikian, kebiasaan membaca tetap bisa dibangun. Kuncinya bukan selalu menjauhkan diri sepenuhnya dari teknologi, melainkan mengatur lingkungan dan waktu agar perhatian tidak mudah terpecah.

Mulai dengan Waktu Membaca yang Singkat

Tidak perlu langsung menargetkan membaca puluhan halaman dalam sekali duduk. Mulailah dengan waktu yang realistis, misalnya 10 hingga 15 menit setiap hari.

Setelah tubuh dan pikiran mulai terbiasa, durasi membaca dapat ditambah secara bertahap.

Target sederhana juga lebih mudah dipertahankan dibandingkan menetapkan target terlalu tinggi yang akhirnya membuat aktivitas membaca terasa sebagai beban.

Jauhkan Ponsel Saat Membaca

Salah satu cara paling sederhana untuk mengurangi gangguan adalah memberikan jarak antara buku dan ponsel.

Letakkan ponsel di tempat yang tidak mudah dijangkau. Jika memungkinkan, aktifkan mode senyap atau fitur yang membatasi notifikasi selama waktu membaca.

Langkah ini penting karena satu notifikasi saja dapat membuat perhatian teralihkan dan mendorong seseorang membuka aplikasi lain.

Tentukan Waktu Khusus

Membaca akan lebih mudah menjadi kebiasaan jika dilakukan pada waktu yang sama setiap hari.

Pagi sebelum memulai aktivitas, saat istirahat, atau menjelang tidur dapat menjadi pilihan. Pilih waktu ketika kondisi tubuh dan pikiran relatif tenang.

Dengan jadwal yang konsisten, membaca perlahan dapat menjadi bagian dari rutinitas harian, bukan aktivitas yang hanya dilakukan ketika memiliki waktu luang.

Pilih Buku yang Memang Disukai

Tidak semua buku harus dibaca hanya karena sedang populer.

Jika baru mulai membangun kebiasaan membaca, pilih tema yang memang menarik perhatian. Novel, biografi, sejarah, psikologi populer, pengembangan diri, atau topik lain dapat menjadi pilihan sesuai minat.

Ketika isi buku terasa relevan dan menarik, keinginan untuk berpindah ke layar ponsel biasanya lebih mudah dikendalikan.

Gunakan Metode Membaca Bertahap

Bagi waktu membaca menjadi beberapa sesi. Misalnya, membaca selama 20 hingga 25 menit, kemudian beristirahat sebentar sebelum melanjutkan.

Cara tersebut dapat membantu menjaga konsentrasi, terutama bagi orang yang belum terbiasa membaca dalam waktu lama.

Yang terpenting adalah menggunakan waktu istirahat dengan bijak. Jika tujuan awalnya mengurangi screen time, jangan sampai waktu istirahat justru digunakan untuk menonton video pendek atau menjelajahi media sosial tanpa batas.

Buat Lingkungan yang Mendukung

Tempat membaca juga dapat menentukan seberapa mudah seseorang berkonsentrasi.

Pilih tempat yang tenang, memiliki pencahayaan cukup, dan minim gangguan. Meja kecil, kursi yang nyaman, atau sudut khusus di rumah dapat dijadikan area membaca.

Jika memungkinkan, hindari membaca sambil membuka televisi atau menggunakan perangkat lain yang tidak berkaitan dengan kegiatan membaca.

Jangan Terlalu Mengejar Jumlah Halaman

Membaca bukan perlombaan.

Tidak perlu memaksakan diri menyelesaikan ratusan halaman dalam waktu singkat. Lebih baik membaca beberapa halaman dengan perhatian penuh daripada membaca banyak halaman tetapi tidak memahami isinya.

Beri kesempatan kepada diri sendiri untuk berhenti sejenak, mencatat bagian penting, atau kembali membaca paragraf yang belum dipahami.

Jadikan Screen Time sebagai Hadiah, Bukan Gangguan

Mengurangi screen time tidak berarti harus menghilangkan penggunaan perangkat digital sepenuhnya.

Ponsel tetap dapat digunakan untuk berkomunikasi, bekerja, belajar, maupun mencari hiburan. Namun, penggunaannya perlu ditempatkan setelah kebutuhan utama selesai.

Salah satu cara yang dapat dicoba adalah menetapkan waktu membaca terlebih dahulu sebelum membuka media sosial atau aplikasi hiburan.

Dengan begitu, membaca tidak harus berhadapan langsung dengan teknologi, tetapi menjadi kegiatan yang memiliki ruang tersendiri dalam rutinitas sehari-hari.

Konsisten Lebih Penting daripada Lama

Membangun kebiasaan membaca membutuhkan waktu. Ada hari ketika seseorang mampu membaca banyak halaman, tetapi ada pula hari ketika hanya beberapa halaman yang berhasil diselesaikan.

Hal tersebut tidak perlu menjadi alasan untuk berhenti.

Konsistensi membaca meski hanya sebentar setiap hari dapat membantu membentuk kebiasaan. Setelah membaca menjadi rutinitas, durasi dan jumlah buku yang dibaca dapat berkembang secara alami.

Pada akhirnya, tantangan membaca di era screen time bukan hanya soal kurangnya waktu, tetapi juga kemampuan mengelola perhatian.

Dengan mematikan notifikasi, menjauhkan ponsel, memilih buku yang menarik, serta menyediakan waktu khusus untuk membaca, kebiasaan membuka layar secara terus-menerus dapat mulai diimbangi dengan aktivitas membaca.

Jadi, tidak perlu menunggu punya banyak waktu untuk mulai membaca. Sisihkan beberapa menit hari ini, letakkan ponsel, buka buku, dan mulai dari beberapa halaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....