Ketahui Penyebab Daun Tanaman Hias Menguning
- 29 Sep 2026 13:47 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Daun tanaman yang semula hijau segar tiba-tiba berubah menjadi kuning sering kali membuat pemilik tanaman khawatir. Kondisi ini tidak selalu menandakan tanaman terserang penyakit. Perubahan warna daun dapat disebabkan oleh kesalahan penyiraman, kekurangan nutrisi, hingga kondisi lingkungan yang kurang sesuai.
Bagi pecinta tanaman hias maupun pemilik taman rumah, mengenali penyebab daun menguning menjadi langkah penting agar tanaman tetap sehat dan tumbuh subur. Berdasarkan berbagai panduan perawatan tanaman dan pengalaman praktis yang biasa diterapkan tukang taman, ada lima faktor yang perlu diperhatikan sebelum menentukan penanganan.
1. Penyiraman terlalu banyak atau terlalu sedikit
Kesalahan penyiraman menjadi salah satu penyebab umum daun tanaman menguning. Air yang terlalu banyak dapat membuat media tanam tergenang dan akar kekurangan oksigen. Kondisi tersebut dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan memicu pembusukan akar.
Sebaliknya, tanaman yang kekurangan air juga dapat mengalami stres sehingga daunnya menguning, layu, dan akhirnya rontok.
| Baca juga: 5 Tanaman Sayuran yang Bisa Ditanam di Pot |
Cara mengatasinya: Tukang taman biasanya memeriksa kelembapan tanah sebelum menyiram. Jika media masih basah, penyiraman dapat ditunda. Apabila tanah terlalu kering, siram secara merata sesuai kebutuhan tanaman. Pastikan pot memiliki lubang drainase agar air tidak menggenang.
2. Kekurangan unsur hara
Tanaman membutuhkan unsur hara seperti nitrogen, kalium, dan zat besi untuk mendukung pertumbuhan. Kekurangan nutrisi tertentu dapat menyebabkan daun kehilangan warna hijau dan berubah menjadi kuning.
Gejalanya bisa berbeda-beda. Kekurangan nitrogen, misalnya, sering ditandai dengan daun tua yang menguning lebih dahulu, sedangkan kekurangan zat besi dapat menyebabkan bagian di antara tulang daun muda menguning.
Cara mengatasinya: Berikan pupuk sesuai jenis dan kebutuhan tanaman. Tukang taman juga dapat memperbaiki kualitas media tanam dengan menambahkan kompos matang. Hindari pemberian pupuk secara berlebihan karena dapat mengganggu keseimbangan nutrisi dan merusak akar.
3. Paparan sinar matahari yang tidak sesuai
Setiap tanaman memiliki kebutuhan cahaya yang berbeda. Tanaman yang terlalu lama terpapar sinar matahari terik dapat mengalami kerusakan daun, ditandai dengan bercak kuning atau kecokelatan.
Sebaliknya, tanaman yang diletakkan di tempat terlalu teduh dapat mengalami gangguan fotosintesis sehingga daunnya tampak pucat dan pertumbuhannya melambat.
Cara mengatasinya: Sesuaikan lokasi tanaman dengan kebutuhan cahayanya. Untuk tanaman yang tidak tahan panas, pindahkan ke area dengan cahaya tidak langsung atau naungan sebagian. Jika kekurangan cahaya, tempatkan tanaman di lokasi yang lebih terang secara bertahap.
4. Serangan hama pada daun
Daun menguning juga dapat menjadi tanda serangan hama, seperti kutu daun, kutu putih, dan tungau. Hama tersebut dapat mengisap cairan tanaman sehingga daun berubah warna, muncul bintik-bintik, atau mengalami kerusakan.
Serangan hama biasanya dapat dikenali dengan memeriksa bagian bawah daun, batang muda, dan pucuk tanaman.
Cara mengatasinya: Periksa tanaman secara rutin dan bersihkan hama yang terlihat. Pangkas bagian yang rusak parah jika diperlukan. Apabila serangan meluas, identifikasi jenis hama terlebih dahulu sebelum memilih metode pengendalian yang sesuai.
5. Drainase buruk dan akar terganggu
Media tanam yang terlalu padat, pot yang tidak memiliki saluran pembuangan air, atau akar yang memenuhi pot dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
Ketika akar tidak dapat menyerap air dan nutrisi secara optimal, daun bisa menguning dan tanaman terlihat layu meskipun sudah disiram.
Menurut Parmadi penjual tamanan hias di Tanjung Seneng Mengatakan "Cara mengatasinya pastikan media tanam memiliki sirkulasi udara dan drainase yang baik. Jika akar sudah memenuhi pot, pertimbangkan pemindahan ke pot yang lebih besar. Apabila ditemukan akar busuk, bagian yang rusak dapat dibuang dengan alat bersih sebelum tanaman ditanam kembali pada media yang sesuai" .
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....