Nasi Cepat Basi? Ini Kebiasaan yang Perlu Dihindari
- 28 Sep 2026 20:05 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Nasi menjadi salah satu makanan yang hampir selalu ada di meja makan. Namun, nasi yang baru dimasak bisa lebih cepat basi jika cara menyimpan dan memperlakukannya kurang tepat. Kondisi nasi yang lembap dan berada pada suhu tertentu dapat membuat mikroorganisme lebih mudah berkembang.
Salah satu kebiasaan yang perlu diperhatikan adalah membiarkan nasi terlalu lama berada pada suhu ruang. Setelah matang, nasi sebaiknya tidak dibiarkan berjam-jam di dalam rice cooker dalam kondisi penghangat, terutama jika tidak akan segera dimakan. Suhu dan kelembapan yang tidak terjaga dapat memengaruhi kualitas nasi.
Cara mengambil nasi juga tidak kalah penting. Pastikan sendok nasi yang digunakan bersih dan tidak tercampur dengan makanan lain. Sendok yang basah atau kotor dapat membawa mikroorganisme ke dalam nasi dan membuatnya lebih cepat mengalami perubahan aroma, rasa, maupun tekstur.
Jika nasi masih tersisa, sebaiknya segera dipindahkan ke wadah bersih dan tertutup setelah uap panas berlebih berkurang, lalu disimpan di dalam lemari pendingin. Saat ingin dikonsumsi kembali, nasi perlu dipanaskan hingga benar-benar panas secara merata.
Selain cara penyimpanan, kebersihan rice cooker juga perlu diperhatikan. Sisa nasi yang menempel, uap air yang terkumpul, maupun wadah yang jarang dibersihkan dapat memengaruhi kondisi nasi berikutnya. Karena itu, membersihkan panci rice cooker secara rutin menjadi kebiasaan sederhana yang jangan dilewatkan.
Pada akhirnya, nasi cepat basi bukan hanya soal berapa lama nasi disimpan, tetapi juga bagaimana nasi ditangani sejak selesai dimasak. Dengan memperhatikan kebersihan, waktu penyimpanan, dan cara menyimpan nasi, kualitas nasi dapat lebih terjaga dan makanan tidak mudah terbuang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....