Itera Petakan Detail Situs Pugung Raharjo Lampung Timur

  • 21 Sep 2026 11:07 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Teknologi Light Detection and Ranging atau LiDAR dan GeoSLAM dimanfaatkan untuk memetakan secara detail Situs Purbakala Pugung Raharjo, Kabupaten Lampung Timur.

Pemetaan dilakukan melalui kolaborasi Program Studi Teknik Geomatika Institut Teknologi Sumatera (Itera), PT Jaya Survey Indonesia, dan Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Lampung.

Teknologi LiDAR digunakan untuk memetakan kawasan secara luas, termasuk permukaan tanah di bawah tutupan vegetasi. Sementara GeoSLAM dimanfaatkan untuk memindai bagian situs yang sulit dijangkau secara lebih detail.

Dari proses tersebut dihasilkan point cloud tiga dimensi yang merekam bentuk dan kontur berbagai objek cagar budaya, seperti menhir, dolmen, punden berundak, benteng tanah, dan parit.

Dosen Teknik Geomatika Itera, Ulin, mengatakan data tiga dimensi tersebut dapat menjadi arsip digital untuk mendukung pemantauan kondisi situs dari waktu ke waktu.

“Teknologi LiDAR dan GeoSLAM memungkinkan kita mendokumentasikan cagar budaya secara utuh tanpa merusaknya. Data tiga dimensi ini menjadi arsip digital yang sangat berharga,” ujar Ulin, dilansir dari Itera, Senin, 21 September 2026.

Perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Lampung, Ajeng, menyebut pendataan secara detail dapat mendukung pelindungan, pemantauan, dan pengelolaan Situs Pugung Raharjo.

Sementara itu, Nurdiansyah dari PT Jaya Survey Indonesia menilai pemanfaatan teknologi survei untuk cagar budaya menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya digunakan dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendukung pelestarian budaya.

Mahasiswa Teknik Geomatika Itera turut dilibatkan mulai dari perencanaan, akuisisi, hingga pengolahan data. Hasil pemetaan diharapkan menjadi bahan dokumentasi, penelitian, dan edukasi mengenai Situs Pugung Raharjo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....