Teknologi LiDAR Rekam Jejak Sejarah Rumah Daswati

  • 18 Sep 2026 15:44 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Rumah Daswati di Jalan Tulang Bawang, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, menjadi salah satu saksi penting perjalanan terbentuknya Provinsi Lampung. Bangunan yang berada di Jalan Tulang Bawang Nomor 11 tersebut digunakan sejak 7 Maret 1963 sebagai kantor Panitia Perjuangan Daerah Swatantra Tingkat I Lampung.

Perjuangan yang dirumuskan di rumah milik pejuang kemerdekaan asal Menggala, Kolonel Achmad Ibrahim, itu turut berkontribusi terhadap lahirnya Provinsi Lampung pada 18 Maret 1964. Kini, kondisi fisik Rumah Daswati mengalami kerusakan dan membutuhkan upaya pelestarian. Karena itu, dokumentasi digital dilakukan untuk merekam kondisi bangunan secara terukur sebelum revitalisasi.

Ketua tim peneliti, Ir. Muhammad Ulin Nuha, S.T., M.Eng., mengatakan teknologi LiDAR handheld mampu merekam bentuk bangunan secara menyeluruh dalam waktu relatif singkat.

“LiDAR handheld memungkinkan kami merekam geometri bangunan dari fasad, ruang dalam hingga detail ornamen. Hasilnya berupa data 3D terukur yang dapat menjadi arsip digital permanen Rumah Daswati,” ujar Ulin, dilansir dari Itera, Jumat, 18 September 2026.

Teknologi tersebut bekerja menggunakan metode Simultaneous Localization and Mapping atau SLAM. Perangkat dibawa menyusuri bangunan untuk merekam jutaan titik koordinat tiga dimensi atau point cloud.

Data itu kemudian dapat diolah menjadi model tiga dimensi, denah, tampak, dan potongan bangunan. Dokumentasi juga dapat dimanfaatkan untuk kajian kerusakan, perencanaan restorasi, hingga media edukasi sejarah.

Kegiatan dokumentasi dilakukan melalui kolaborasi Program Studi Teknik Geomatika Institut Teknologi Sumatera, PT Jaya Survey Indonesia, Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Lampung, dan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dirinya berharap pemanfaatan teknologi geospasial tersebut dapat dikembangkan untuk mendokumentasikan bangunan bersejarah lainnya di Lampung, sehingga jejak sejarah Sang Bumi Ruwa Jurai tetap terjaga bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....