Efek Buruk Sering Mewarnai Rambut

  • 19 Sep 2026 07:07 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Mewarnai rambut menjadi salah satu cara untuk mengubah penampilan. Namun, penggunaan pewarna rambut terlalu sering, terutama produk yang mengandung bahan kimia tertentu, dapat berdampak pada kondisi rambut dan kulit kepala.

Penggunaan pewarna rambut secara berulang dapat membuat rambut menjadi lebih kering, rapuh, mudah patah, dan kehilangan kilau alaminya. Proses pewarnaan, khususnya yang melibatkan pemutihan atau bleaching, juga dapat membuat struktur rambut lebih rentan mengalami kerusakan.

Selain rambut, kulit kepala juga dapat mengalami iritasi. Pada sebagian orang, bahan tertentu dalam pewarna rambut dapat memicu rasa gatal, kemerahan, perih, atau reaksi alergi. Karena itu, penggunaan produk sebaiknya mengikuti petunjuk pada kemasan dan memperhatikan kondisi kulit kepala.

Secara umum, pewarnaan rambut permanen sebaiknya tidak dilakukan terlalu berdekatan. Jeda sekitar 6–8 minggu dapat menjadi acuan sebelum melakukan pewarnaan ulang, terutama untuk memberi waktu pada rambut dan kulit kepala untuk pulih.

Namun, jeda tersebut dapat berbeda tergantung kondisi rambut, jenis pewarna, serta apakah rambut sebelumnya menjalani bleaching atau proses kimia lainnya. yang sudah kering atau rusak sebaiknya diberi waktu lebih lama sebelum kembali menjalani proses kimia. salon kecantikan, Helen mengatakan pewarnaan rambut sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering. Menurutnya, kondisi rambut dan kulit kepala perlu menjadi pertimbangan sebelum melakukan pewarnaan kembali. “Kalau ingin mewarnai rambut, sebaiknya melihat terlebih dahulu kondisi rambut. Jangan hanya mengikuti tren, karena rambut yang sudah kering atau rusak membutuhkan perawatan terlebih dahulu,” ujarnya.

Agar risiko kerusakan dapat dikurangi, pilih produk sesuai petunjuk penggunaan, jangan mewarnai rambut yang kulit kepalanya sedang mengalami iritasi, serta hentikan penggunaan apabila muncul reaksi yang mengkhawatirkan.

Mewarnai rambut tetap dapat dilakukan sebagai bagian dari perawatan penampilan, tetapi frekuensi dan kondisi rambut perlu menjadi pertimbangan agar kesehatan rambut dan kulit kepala tetap terjaga.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....