Masyarakat Perlu Berani Lawan Korupsi

  • 12 Sep 2026 19:04 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Masyarakat didorong untuk aktif mengawasi dan melaporkan dugaan korupsi sebagai bagian dari upaya membangun budaya antikorupsi. Dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Lampung, Dr. Yusdianto, S.H., M.H., menilai pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat. Masyarakat didorong untuk aktif mengawasi dan melaporkan dugaan korupsi sebagai bagian dari upaya membangun budaya antikorupsi. Dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Lampung, Dr. Yusdianto, S.H., M.H., menilai pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.

Menurut Yusdianto, partisipasi masyarakat penting karena anggaran negara pada dasarnya merupakan anggaran publik yang diperuntukkan bagi kepentingan bersama. Masyarakat perlu memahami bahwa anggaran tersebut harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan publik, seperti infrastruktur, pangan, pendidikan, dan kesehatan.

"Keberanian melaporkan dugaan korupsi perlu dibangun bersamaan dengan kesadaran masyarakat. Menurutnya, masyarakat tidak boleh bersikap apatis ketika menemukan adanya dugaan penyalahgunaan uang negara atau pelayanan publik yang tidak semestinya." ujar Yusdianto.

Yusdianto juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap masyarakat yang melaporkan dugaan korupsi. Ia menyebut konstitusi memberikan jaminan bagi warga negara untuk menyampaikan dan melaporkan persoalan yang berkaitan dengan kepentingan publik.

"Apabila pelapor menghadapi intimidasi atau ancaman, negara harus hadir melalui perangkatnya untuk memberikan perlindungan. Penegak hukum juga memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat yang berani mengungkap dugaan korupsi tidak berada dalam posisi yang terancam." kata Yusdianto.

Ia mengajak masyarakat membangun “tembok” budaya antikorupsi melalui tiga langkah, yakni meningkatkan kesadaran bersama, memahami bahwa anggaran merupakan kepentingan publik, serta berani melaporkan kecurangan. Menurutnya, langkah tersebut penting agar pemberantasan korupsi tidak berhenti pada penindakan, tetapi menjadi gerakan bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....