Prinsip Cermin sebelum Beraktivitas Digital

  • 11 Sep 2026 21:19 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pengguna media sosial diimbau menahan diri beberapa detik sebelum menulis komentar, mengunggah konten, atau membagikan informasi. Ketua Komunitas Literasi Budaya Nusantara, Dr. Susanto, memperkenalkan prinsip “cermin” sebagai cara sederhana untuk membantu masyarakat mempertimbangkan dampak dari setiap aktivitas di ruang digital. Pengguna media sosial diimbau menahan diri beberapa detik sebelum menulis komentar, mengunggah konten, atau membagikan informasi. Ketua Komunitas Literasi Budaya Nusantara, Dr. Susanto, memperkenalkan prinsip “cermin” sebagai cara sederhana untuk membantu masyarakat mempertimbangkan dampak dari setiap aktivitas di ruang digital.

"Prinsip tersebut mengajak pengguna membayangkan orang yang menjadi tujuan pesan berada tepat di hadapan mereka. Sebelum mengirim komentar atau membagikan informasi, pengguna perlu mempertanyakan apakah kata-kata atau konten tersebut pantas disampaikan secara langsung kepada orang tersebut." ujar Susanto.

Jika muncul keraguan, rasa tidak nyaman, atau kesadaran bahwa informasi tersebut dapat menyakiti pihak lain, pengguna sebaiknya menahan diri dan tidak langsung mengunggah maupun membagikannya. Sebaliknya, informasi yang memang bermanfaat dan tidak menimbulkan persoalan dapat dibagikan setelah dipastikan kebenarannya.

Menurutnya, prinsip tersebut juga berkaitan dengan pentingnya menjaga jejak digital. Apa yang diunggah seseorang di media sosial dapat menjadi bagian dari rekam digital yang berpotensi dilihat kembali pada masa mendatang.

"Mahasiswa dan generasi muda perlu berhati-hati karena jejak digital dapat menjadi salah satu hal yang diperhatikan ketika mereka memasuki dunia kerja. Karena itu, membuat konten atau mengikuti tren tidak seharusnya dilakukan hanya karena sesuatu sedang viral, tetapi perlu dipertimbangkan manfaat dan dampaknya." kata Susanto.

Ia menegaskan bahwa penggunaan media sosial yang baik tidak berarti seseorang harus berhenti berpendapat. Pengguna tetap memiliki ruang untuk menyampaikan kritik dan pandangan, selama dilakukan dengan bahasa yang tepat, tidak menghina, tidak menyerang pribadi, serta mempertimbangkan dampak terhadap orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....