Daya Beli Lemah, Ekonomi Terus Bertumbuh
- 13 Sep 2026 15:55 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Pertumbuhan ekonomi yang terus berjalan belum sepenuhnya dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah aktivitas ekonomi yang tetap tumbuh, sebagian rumah tangga masih menghadapi tantangan dalam mempertahankan daya beli akibat meningkatnya kebutuhan dan pengeluaran sehari-hari.
Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin berhati-hati dalam mengatur keuangan. Kebutuhan pokok, biaya pendidikan, transportasi, hingga kebutuhan rumah tangga menjadi pos pengeluaran yang harus diprioritaskan. Sementara itu, pembelian barang yang bersifat sekunder cenderung ditunda ketika anggaran rumah tangga terbatas.
Hal itu dirasakan Handa, seorang warga di kelurahan Sukarame Kota Bandar Lampung . Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang diberitakan belum selalu terasa secara langsung dalam pengelolaan keuangan keluarga. “Kalau melihat berita, ekonomi memang terus bertumbuh. Tetapi bagi kami sebagai ibu rumah tangga, yang paling terasa adalah bagaimana mengatur pengeluaran supaya semua kebutuhan tetap terpenuhi,” ujar Handa.
Handa mengatakan, kondisi tersebut membuatnya lebih selektif ketika berbelanja. Ia memilih membuat daftar kebutuhan dan mempertimbangkan kembali barang yang tidak terlalu mendesak sebelum melakukan pembelian.“Sekarang lebih banyak berpikir sebelum membeli. Kalau bukan kebutuhan utama, biasanya ditunda dulu. Yang penting kebutuhan rumah tangga sehari-hari aman,” katanya.
Fenomena lemahnya daya beli menjadi perhatian karena pertumbuhan ekonomi tidak hanya dilihat dari angka pertumbuhan secara agregat, tetapi juga dari bagaimana aktivitas ekonomi tersebut berdampak pada konsumsi dan kesejahteraan masyarakat. Ketika rumah tangga lebih berhati-hati membelanjakan uang, pelaku usaha di sektor konsumsi dapat ikut merasakan dampaknya.
Di sisi lain, masyarakat tetap menjalankan berbagai strategi untuk menjaga kondisi keuangan keluarga. Mengurangi pengeluaran yang tidak penting, membandingkan harga, memanfaatkan promosi secara bijak, serta menyusun anggaran bulanan menjadi sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk menghadapi tekanan biaya hidup.
“Harapannya, pertumbuhan ekonomi bukan hanya terlihat dari angka, tetapi juga bisa dirasakan masyarakat. Kalau kebutuhan sehari-hari semakin mudah dipenuhi, tentu keluarga juga akan merasa lebih tenang,” tutur Handa.
Kondisi daya beli masyarakat menjadi salah satu gambaran penting dalam melihat kualitas pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan yang berkelanjutan diharapkan tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi secara keseluruhan, tetapi juga menciptakan manfaat yang lebih luas bagi rumah tangga dan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....