Olahraga di Rumah yang Aman saat Terpapar Abu Vulkanik
- 13 Sep 2026 15:57 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada 4-7 September lalu membawa dampak yang cukup signifikan hingga ke wilayah Bandar Lmpung. Sebaran abu vulkanik yang terbawa angin memaksa banyak pihak untuk membatasi aktivitas di luar ruangan demi menjaga kesehatan saluran pernapasan. Abu vulkanik terdiri dari partikel halus yang dapat terbawa udara dan masuk ke saluran pernapasan. Berolahraga dengan intensitas tinggi dapat membuat seseorang bernapas lebih cepat dan dalam sehingga jumlah udara yang masuk ke paru-paru meningkat. Karena itu, olahraga di luar ruangan sebaiknya dihindari ketika kualitas udara terdampak abu vulkanik.
Sebagai alternatif, masyarakat dapat melakukan aktivitas fisik ringan hingga sedang di dalam ruangan yang relatif bersih dari abu. Beberapa pilihan yang dapat dilakukan antara lain peregangan, latihan mobilitas tubuh, yoga ringan, latihan kekuatan menggunakan berat badan, serta berjalan di dalam rumah.
Peregangan dapat menjadi pilihan sederhana untuk menjaga kelenturan tubuh. Gerakan seperti peregangan leher, bahu, lengan, punggung, dan kaki dapat dilakukan selama beberapa menit tanpa membutuhkan peralatan khusus. Latihan kekuatan menggunakan berat badan juga dapat dilakukan di rumah, misalnya squat, wall push-up, atau gerakan penguatan otot dengan intensitas yang disesuaikan kemampuan. Namun, latihan sebaiknya dihentikan jika mulai muncul batuk, sesak napas, nyeri dada, pusing, atau keluhan lain.
Kondisi ruangan juga perlu diperhatikan sebelum berolahraga. Masyarakat sebaiknya memastikan area latihan bersih dari abu dan menghindari aktivitas yang dapat membuat partikel kembali beterbangan. Pembersihan rumah perlu dilakukan dengan cara yang tidak justru meningkatkan paparan abu di udara. Selain olahraga, menjaga tubuh tetap terhidrasi dan beristirahat cukup juga penting. Bagi masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan atau termasuk kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia,
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....