Fasilitas Ramah Gender Penting untuk Ciptakan Kampus Inklusif

  • 07 Sep 2026 14:16 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Penyediaan fasilitas yang mempertimbangkan kebutuhan gender dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan perguruan tinggi yang lebih responsif. Dosen Jurusan Hubungan Internasional FISIP Universitas Lampung, Khairunnisa Simbolon, S.IP., M.A., mendorong kampus menyediakan ruang laktasi, fasilitas penitipan anak, serta kebijakan cuti yang lebih ramah bagi warga kampus.

" Fasilitas tersebut dibutuhkan agar warga kampus dapat menjalankan aktivitas akademik dan pekerjaan tanpa mengabaikan kebutuhan keluarga. Ia mencontohkan ruang laktasi dan tempat penitipan anak sebagai fasilitas yang masih perlu diperkuat keberadaannya di lingkungan perguruan tinggi." kata Khairunnisa.

Ia menilai kebijakan yang responsif gender tidak seharusnya hanya berorientasi kepada perempuan. Kebutuhan laki-laki juga perlu diperhatikan, terutama dalam pembagian tanggung jawab pengasuhan anak dan keluarga.

Perspektif tersebut penting karena tanggung jawab memiliki anak tidak hanya berada pada perempuan. Karena itu, kebijakan mengenai cuti maupun dukungan pengasuhan perlu dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan kedua orang tua.

" Kebijakan kampus perlu memberikan ruang yang lebih fleksibel terhadap kebutuhan warga kampus. Dengan demikian, perempuan maupun laki-laki dapat menjalankan peran akademik dan keluarga secara lebih seimbang." ujar Khairunnisa.

Ia berharap pengarusutamaan gender ke depan tidak hanya menjadi bagian dari administrasi atau persyaratan institusi. Perspektif gender diharapkan menjadi budaya dalam pengambilan keputusan dan kehidupan sehari-hari sehingga kebijakan kampus benar-benar mampu memberikan akses, fasilitas, dan perlindungan yang lebih setara bagi seluruh warga kampus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....