Buah Mundu yang Kian Langka

  • 30 Agt 2026 20:50 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki beragam jenis buah lokal. Salah satu buah yang kini semakin jarang ditemukan adalah buah mundu. Buah ini memiliki nama ilmiah Garcinia dulcis dan masih berkerabat dengan manggis.

Mundu memiliki bentuk bulat dengan warna kuning ketika sudah matang. Daging buahnya memiliki rasa manis dengan sedikit rasa asam yang khas. Buah mundu dapat dikonsumsi secara langsung dan juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai olahan.

Keberadaan buah mundu kini mulai kurang dikenal oleh masyarakat, terutama generasi muda. Pohon mundu tidak sebanyak tanaman buah yang lebih populer seperti mangga, rambutan, dan durian. Kondisi tersebut membuat buah lokal ini semakin jarang dijumpai.

Berdasarkan penelitian Setyo Widodo dan tim dari Universitas Udayana, tanaman mundu juga telah menjadi objek penelitian ilmiah. Penelitian tersebut membahas pemanfaatan daun mundu dalam bidang pangan. Hal ini menunjukkan bahwa mundu memiliki potensi yang masih dapat dikembangkan.

Mundu merupakan salah satu bagian dari kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia. Buah lokal seperti mundu perlu diperkenalkan kembali agar masyarakat mengetahui keberadaannya. Pelestarian tanaman lokal juga penting untuk menjaga keberagaman sumber daya hayati.

Salah satu cara untuk melestarikan mundu adalah dengan menanam kembali pohonnya di kebun maupun pekarangan. Pengenalan buah lokal melalui pendidikan dan kegiatan masyarakat juga dapat membantu meningkatkan pengetahuan generasi muda. Dengan begitu, mundu tidak hanya menjadi buah yang dikenal oleh generasi sebelumnya.

Buah mundu menjadi salah satu contoh kekayaan buah lokal Indonesia yang perlu mendapat perhatian. Penelitian dan pengenalan kepada masyarakat dapat membantu meningkatkan pengetahuan tentang tanaman ini. Dengan upaya pelestarian yang dilakukan bersama, buah mundu diharapkan tetap dikenal oleh generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....