SmartCassava Bantu Petani Ukur Kadar Pati Singkong
- 15 Agt 2026 12:45 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Lampung Timur - Petani di Desa Sindang Anom, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, kini dikenalkan teknologi untuk mengukur kadar pati singkong secara lebih objektif.
Teknologi bernama SmartCassava ini diperkenalkan kepada Kelompok Tani Wong Kito 1 melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat.
Ketua Tim PkM, Yusuf Affandi, mengatakan SmartCassava dikembangkan untuk menjawab kebutuhan petani yang selama ini belum memiliki alat praktis dalam mengetahui kadar pati singkong secara langsung.
"Alat tersebut menggunakan load cell berkapasitas 100 kilogram dan mikrokontroler ESP32 dengan metode densitas Archimedes, kemudian hasil pengukuran ditampilkan melalui layar LCD," Katanya dilansir dari Itera, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Lebih lanjut ia menjelaskan, sebanyak 16 anggota kelompok tani mengikuti sosialisasi, demonstrasi, dan praktik pengukuran menggunakan sampel singkong hasil panen.
Menurutnya, informasi kadar pati dapat menjadi data pembanding bagi petani saat menjual hasil panen, terutama ketika hasil pengukuran dengan pihak pabrik berbeda.
Ketua Kelompok Tani Wong Kito 1, Sunartoyo, menyambut baik teknologi tersebut karena memberikan pengetahuan baru bagi petani untuk mengetahui kadar pati atau kadar aci singkong secara mandiri.
Ia berharap alat tersebut dapat membantu petani memiliki data yang lebih kuat dalam menentukan mutu hasil panen.
Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi melalui program KKN Rekognisi. Tim yang terdiri atas Yusuf Affandi, S.Pd., M.Sc., Sabar, M.Si., dan Rizki Yustisia Sari, M.T.I., berharap SmartCassava dapat terus dikembangkan untuk mendukung pengolahan singkong menjadi tepung mocaf dan teknologi pengeringan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Sumatera atau Itera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....